Bumi Citra Bidik Pendapatan Rp 96 Miliar di 2010
Jumat, 11/12/2009 10:54 WIB
Jakarta - PT Bumi Citra Permai Tbk (BCIP) menargetkan pertumbuhan pendapatan 20% pada tahun 2010 menjadi Rp 96 miliar. Pada tahun 2009, pendapatan perseroan diprediksi mencapai Rp 80 miliar.
"Kami targetkan pertumbuhan 20% di tahun 2010," ujar Dirut PT Bumi Citra Permai Tbk, Edward Halim saat pencatatan saham perdana perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI) SCBD Jakarta Jumat (11/12/2009).
Kegiatan bisnis utama BCIP adalah penjualan kawasan industri dan pergudangan dengan label Millennium Industrial Estate di wilayah Tangerang. Pada tahun ini, perseroan telah melakukan penambahan lahan seluas 40 ha, dari total 169,76 ha yang dimiliki BCIP.
Tahun depan, perseroan berkonsentrasi pada penjualan kavling industri siap bangun. Penjualan kavling yang disediakan dengan LOT ukuran 5 ribu meter persegi, dengan harga jual Rp 500 ribu per meter persegi.
"Kami tetap dominan pada penjualan kavling indusri siap bangun. Yang kedua baru pada penjualan Bangunan Industri dan Gudang (BIG)," katanya.
Dengan penerbitan saham baru melalui IPO, perseroan mengharapkan adanya penambahan lahan di sekitar kawasan industri yang BCIP miliki.
"Kami akan ada peluasan lahan. Dananya dari hasil IPO ini, namun luas penambahan akan disesuaikan dari dana yang didapat," kata Komisaris BCIP Tahir Ferdinan.
(wep/qom)
"Kami targetkan pertumbuhan 20% di tahun 2010," ujar Dirut PT Bumi Citra Permai Tbk, Edward Halim saat pencatatan saham perdana perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI) SCBD Jakarta Jumat (11/12/2009).
Kegiatan bisnis utama BCIP adalah penjualan kawasan industri dan pergudangan dengan label Millennium Industrial Estate di wilayah Tangerang. Pada tahun ini, perseroan telah melakukan penambahan lahan seluas 40 ha, dari total 169,76 ha yang dimiliki BCIP.
Tahun depan, perseroan berkonsentrasi pada penjualan kavling industri siap bangun. Penjualan kavling yang disediakan dengan LOT ukuran 5 ribu meter persegi, dengan harga jual Rp 500 ribu per meter persegi.
"Kami tetap dominan pada penjualan kavling indusri siap bangun. Yang kedua baru pada penjualan Bangunan Industri dan Gudang (BIG)," katanya.
Dengan penerbitan saham baru melalui IPO, perseroan mengharapkan adanya penambahan lahan di sekitar kawasan industri yang BCIP miliki.
"Kami akan ada peluasan lahan. Dananya dari hasil IPO ini, namun luas penambahan akan disesuaikan dari dana yang didapat," kata Komisaris BCIP Tahir Ferdinan.
(wep/qom)
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 16:13 WIB
Asing Jual Saham Rp 970 Miliar, IHSG Jatuh 2%
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
Semen Gresik Buka Opsi Terbitkan Obligasi Rp 4,87 Triliun
-
Jumat, 25/05/2012 14:58 WIB
Bisnis Ini Mengubah Abu Jenazah Jadi Berlian
-
Jumat, 25/05/2012 14:55 WIB
Ini 10 Negara dengan Pasar Properti Paling 'Hot'
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 14:48 WIB
Bisnis Ini Mengubah Abu Jenazah Jadi Berlian
-
Jumat, 25/05/2012 14:46 WIB
Ini 10 Negara dengan Pasar Properti Paling 'Hot'
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
Jumat, 25/05/2012 14:14 WIB
Agus Marto Lantik Pejabat Eselon II Kemenkeu
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
