Bakrie Transfer US$ 246,8 Juta ke Newmont
Jumat, 11/12/2009 19:45 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Pemerintah Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) dan anak usaha grup Bakrie, Multicapital telah mentransfer dana US$ 246,82 juta ke rekening milik PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) untuk pembayaran 7 persen saham jatah divestasi tahun 2008, Jumat (11/12/2009) sore.
"Kami sudah mentransfer dana sebesar US$ 246,8 juta untuk pembayaran 7 persen saham Newmont tadi sore," kata Andy Hadianto, Direktur Utama PT Daerah Maju Bersaing (DMB) pada detikFinance melalui sambungan telepon Jumat malam.
DMB adalah perusahaan daerah bentukan tiga pemda di NTB. DMB bersama Multicapital telah membentuk perusahaan patungan PT Multi Daerah Bersaing (MDB) untuk mengeksekusi pembelian saham Newmont. Multicapital merupakan anak usaha dari Bakrie Capital dan PT Bumi Resources Tbk.
Menurut Andy, dana dikirim ke rekening pemegang saham asing PT NNT, yaitu Newmont Indonesia Limited (NIL) dan Nusa Tenggara Mining Corp (NTMC).
Transfer dana dilakukan dari Bank Mandiri Cabang Singapura ke Citibank Cabang New York dan Sumitomo Mitsui Banking Corporation di Jepang.
"Penjelasan yang kami terima dari pihak perbankan, diperkirakan dana tersebut diterima oleh NIL dan NTMC pukul 20.00 WIB malam ini," kata Andy.
Begitu dana telah diterima, malam ini juga, akan digelar serah terima saham dari Newmont ke manajemen MDB di Menara Rajawali Jakarta, tempat Newmont berkantor.
Tadi sore saat proses transfer pembayaran dilakukan, turut hadir manajemen Multicapital, jajaran manajemen PT MDB dan PT DMB. Dari pihak Newmont diwakili Presiden Direktur Newmont Pacific Nusantara, Martiono Hadianto.
Dengan pembayaran 7 persen saham ini, maka MDB kini resmi memiliki 17 persen saham PT Newmont Nusa Tenggara. Tujuh persen saham Newmont yang dilepas tahun 2009 akan menyusul dibayar.
Sesuai dengan Surat Perjanjian Jual Beli atau Sales Purchase Agreement yang diteken MDB dengan Newmont 23 November lalu, 7 persen saham tahun 2009 itu akan dibayar setelah Newmont melakukan Rapat Umum Pemegang Saham.
(dnl/dnl)
"Kami sudah mentransfer dana sebesar US$ 246,8 juta untuk pembayaran 7 persen saham Newmont tadi sore," kata Andy Hadianto, Direktur Utama PT Daerah Maju Bersaing (DMB) pada detikFinance melalui sambungan telepon Jumat malam.
DMB adalah perusahaan daerah bentukan tiga pemda di NTB. DMB bersama Multicapital telah membentuk perusahaan patungan PT Multi Daerah Bersaing (MDB) untuk mengeksekusi pembelian saham Newmont. Multicapital merupakan anak usaha dari Bakrie Capital dan PT Bumi Resources Tbk.
Menurut Andy, dana dikirim ke rekening pemegang saham asing PT NNT, yaitu Newmont Indonesia Limited (NIL) dan Nusa Tenggara Mining Corp (NTMC).
Transfer dana dilakukan dari Bank Mandiri Cabang Singapura ke Citibank Cabang New York dan Sumitomo Mitsui Banking Corporation di Jepang.
"Penjelasan yang kami terima dari pihak perbankan, diperkirakan dana tersebut diterima oleh NIL dan NTMC pukul 20.00 WIB malam ini," kata Andy.
Begitu dana telah diterima, malam ini juga, akan digelar serah terima saham dari Newmont ke manajemen MDB di Menara Rajawali Jakarta, tempat Newmont berkantor.
Tadi sore saat proses transfer pembayaran dilakukan, turut hadir manajemen Multicapital, jajaran manajemen PT MDB dan PT DMB. Dari pihak Newmont diwakili Presiden Direktur Newmont Pacific Nusantara, Martiono Hadianto.
Dengan pembayaran 7 persen saham ini, maka MDB kini resmi memiliki 17 persen saham PT Newmont Nusa Tenggara. Tujuh persen saham Newmont yang dilepas tahun 2009 akan menyusul dibayar.
Sesuai dengan Surat Perjanjian Jual Beli atau Sales Purchase Agreement yang diteken MDB dengan Newmont 23 November lalu, 7 persen saham tahun 2009 itu akan dibayar setelah Newmont melakukan Rapat Umum Pemegang Saham.
(dnl/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 19:54 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
Kamis, 24/05/2012 19:08 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
33 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
