Sistem Investor Area Baru Berlaku, Transaksi Margin dan Short Selling Jalan Terus
Sabtu, 12/12/2009 16:52 WIB
Foto: dok.detikFinance
Solo - Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) menjamin transaksi margin dan short selling dapat terus berjalan, meskipun nantinya sistem Straight Trough Processing (STP) berlaku di 2011.
"Dengan penerapan Investor Area (IA) melalui STP, transaksi margin, short selling tidak dilarang. Ini justru pengawasan dapat bisa ditingkatkan," kata Kepala Biro Transaksi dan Lembaga Efek Bapepam-LK Nurhaida dalam Workshop Wartawan Pasar Modal di Hotel Best Western Solo Jawa Tengah Sabtu (12/12/2009).
Hal serupa juga diutarakan Direktur Bursa Efek Indonesia (BEI) Wan Wei Yong. Penerapan sistem baru yang terintegrasi, akan memudahkan transaksi margin dan short selling yang dilakukan oleh anggota bursa.
"Kami pun bisa mengawasi setiap transaksi short selling , karena penerapan single id ," katanya.
Ditambahkan Wan Wei Yong, nasabah pun akan terlindungi dengan baik dengan penerapan STP. Portofolio nasabah, termasuk aksi jual beli yang dilakukan, dapat terpantau dari waktu ke waktu.
"Pengawasan dapat dilakukan sendiri oleh nasabah atas setiap portofolionya secara real time, maka risiko pun dapat terpantau," tuturnya.
Dari data terakhir, baru 7.895 rekening yang terdaftar di KPEI sebagai nasabah yang memanfaatkan investor area di sistem STP. Jumlah ini akan terus ditingkatkan, sampai tenggat waktu yang ditetapkan pada 2011.
"Kita akan terus tingkatkan, salah satunya dengan terjun langsung ke nasabah dan mengajak mereka untuk ikut ke dalam investor area ," tambah Nurhaida.
Dalam lima tahun terakhir, jumlah sub rekening yang tercatat di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebesar 360.340 ribu rekening. Ini terjadi kenaikan 26,3% di tiap tahunnya. Pertumbuhan rekening reksa dana pada periode yang sama juga tumbuh 11,43%.
"Sub rekening di KSEI juga meningkat dalam lima tahun ini. Artinya kepercayaan untuk berinvestasi di pasar modal pun tetap tumbuh," ujar Sekretaris Bapepam-LK Ngalim Suwega.
Lanjut Ngalim, perlu adanya peningkatan peran investor domestik yang lebih banyak dalam memanfaatkan pasar modal sebagai alternatif investasi di masa mendatang. Untuk itulah Bapepam-LK bersama SRO lainnya, memaksimalkan peran investor lokal melalui program STP ini.
(wep/dnl)
"Dengan penerapan Investor Area (IA) melalui STP, transaksi margin, short selling tidak dilarang. Ini justru pengawasan dapat bisa ditingkatkan," kata Kepala Biro Transaksi dan Lembaga Efek Bapepam-LK Nurhaida dalam Workshop Wartawan Pasar Modal di Hotel Best Western Solo Jawa Tengah Sabtu (12/12/2009).
Hal serupa juga diutarakan Direktur Bursa Efek Indonesia (BEI) Wan Wei Yong. Penerapan sistem baru yang terintegrasi, akan memudahkan transaksi margin dan short selling yang dilakukan oleh anggota bursa.
"Kami pun bisa mengawasi setiap transaksi short selling , karena penerapan single id ," katanya.
Ditambahkan Wan Wei Yong, nasabah pun akan terlindungi dengan baik dengan penerapan STP. Portofolio nasabah, termasuk aksi jual beli yang dilakukan, dapat terpantau dari waktu ke waktu.
"Pengawasan dapat dilakukan sendiri oleh nasabah atas setiap portofolionya secara real time, maka risiko pun dapat terpantau," tuturnya.
Dari data terakhir, baru 7.895 rekening yang terdaftar di KPEI sebagai nasabah yang memanfaatkan investor area di sistem STP. Jumlah ini akan terus ditingkatkan, sampai tenggat waktu yang ditetapkan pada 2011.
"Kita akan terus tingkatkan, salah satunya dengan terjun langsung ke nasabah dan mengajak mereka untuk ikut ke dalam investor area ," tambah Nurhaida.
Dalam lima tahun terakhir, jumlah sub rekening yang tercatat di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebesar 360.340 ribu rekening. Ini terjadi kenaikan 26,3% di tiap tahunnya. Pertumbuhan rekening reksa dana pada periode yang sama juga tumbuh 11,43%.
"Sub rekening di KSEI juga meningkat dalam lima tahun ini. Artinya kepercayaan untuk berinvestasi di pasar modal pun tetap tumbuh," ujar Sekretaris Bapepam-LK Ngalim Suwega.
Lanjut Ngalim, perlu adanya peningkatan peran investor domestik yang lebih banyak dalam memanfaatkan pasar modal sebagai alternatif investasi di masa mendatang. Untuk itulah Bapepam-LK bersama SRO lainnya, memaksimalkan peran investor lokal melalui program STP ini.
(wep/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 16:13 WIB
Asing Jual Saham Rp 970 Miliar, IHSG Jatuh 2%
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
Semen Gresik Buka Opsi Terbitkan Obligasi Rp 4,87 Triliun
-
Jumat, 25/05/2012 14:58 WIB
Bisnis Ini Mengubah Abu Jenazah Jadi Berlian
-
Jumat, 25/05/2012 14:55 WIB
Ini 10 Negara dengan Pasar Properti Paling 'Hot'
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 14:48 WIB
Bisnis Ini Mengubah Abu Jenazah Jadi Berlian
-
Jumat, 25/05/2012 14:46 WIB
Ini 10 Negara dengan Pasar Properti Paling 'Hot'
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
Jumat, 25/05/2012 14:14 WIB
Agus Marto Lantik Pejabat Eselon II Kemenkeu
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
