detikfinance

FTA ASEAN-China Ancam Penerimaan Bea Cukai 2010

Suhendra - detikfinance
Senin, 14/12/2009 14:36 WIB
Anwar Suprijadi (Foto: Suhendra/detikFinance)
Jakarta - Penerapan perdagangan bebas Free Trade Agreement (FTA) ASEAN-China secara signifikan akan mengurangi target penerimaan bea cukai APBN tahun 2010.

Hal ini karena adanya pengenaan bea masuk 0% mulai 1 Januari 2010 untuk produk-produk yang masuk daftar FTA (NT 1) di negara-negara ASEAN dan China.

"Kalau nol (0%), jangan diharapkan naik. Dampaknya ke kita penerimaan tidak tercapai," kata Dirjen Bea dan Cukai Departemen Keuangan (Depkeu) Anwar Suprijadi saat dihubungi detikFinance, Senin (14/12/2009).

Namun Anwar tidak menjelaskan sejauhmana penurunan itu bakal terjadi. Saat ini perhitungan itu sudah dilakukan oleh Badan Kebijakan Fiskal (BKF).

"Soal itu tanya saja dengan Pak Anggito (Kepala BKF) yah," ucapnya.

Berdasarkan target penerimaan Bea dan Cukai tahun 2009, rinciannya adalah target penerimaan cukai  mencapai Rp 54,5 triliun, target bea masuk Rp 16,12 triliun dan target bea keluar Rp 1,3 triliun sehingga totalnya mencapai Rp 72 triliun.

Sedangkan berdasarkan APBN 2010 total target penerimaan bea dan cukai 2010 mencapai Rp 84,48 triliun, diantaranya dari target cukai Rp 57,28 triliun, target bea masuk Rp 19,56 triliun dan target bea keluar Rp 7,63 triliun.



(hen/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?