PMK Telah Disiapkan, FTA Siap Melenggang 1 Januari 2010
Senin, 14/12/2009 16:27 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Departemen Keuangan (Depkeu) telah menyiapkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) mengenai ketentuan perdagangan bebas Free Trade Agreement (FTA) ASEAN-China khususnya dalam mengatur pos-pos tarif (Normal Track 1/NT 1) yang akan dibebaskan bea masuknya per 1 Januari 2010 nanti.
Dirjen Bea Cukai Anwar Suprijadi mengakui saat ini Ditjen Bea Cukai belum menerima PMK tersebut dari Menteri Keuangan namun kata dia PMK-nya saat ini telah disiapkan hanya menunggu penerbitannya.
"Sudah disiapkan PMK-nya, PMK soal FTA," katanya saat dihubungi detikFinance , Senin (14/12/2009).
Meski belum menyatakan kapan waktunya, ia mengatakan pihaknya dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, sebagai pelaksana di lapangan sudah siap melaksanakan kapanpun, termasuk jika jadwal FTA per 1 Januari 2010 berjalan.
Mengingat FTA terkait langsung dengan proses kepabeanan yaitu membebaskan bea masuk 0% bagi barang-barang yang masuk daftar NT 1.
"Sekarang ini SK (Surat Keputusan) belum diterima biasanya di tanggal ditetapkannya, kita menyiapkan administrasi kepabeanannya. Selain itu PMK biasanya dicatatkan dalam lembaran negara dahulu," katanya.
Mengenai adanya upaya untuk menunda dari kalangan dunia usaha dalam negeri, lanjut dia, sekarang ini bisa dibilang terlambat.
Seharusnya sudah sejak 6 bulan lalu dunia usaha sudah serius meminta penundaan. Sehingga kemungkinan yang bisa terjadi, jika ada penundaan membutuhkan waktu bulan ke depan semenjak diberlakukan.
"Kalau keberatannya dari enam bulan lalu mungkin berlaku (1 Januari 2010 kemungkinan bisa ditunda). Padahal sudah lama mengingatkan, tapi sekarang baru teriak," katanya.
Sementara itu Kepala BKF Anggito Abimanyu mengakui PMK FTA sedang disiapkan oleh Departemen Keuangan berdasarkan jadwal yang telah disepakati oleh negara-negara ASEAN dan China per 1 Januari 2010.
"PMK itu kan sesuai dengan jadwal 1 Januari 2010, jadi tetap dibuat. Soal ditunda atau tidak itu urusan pemerintah," tegas Anggito.
(hen/dnl)
Dirjen Bea Cukai Anwar Suprijadi mengakui saat ini Ditjen Bea Cukai belum menerima PMK tersebut dari Menteri Keuangan namun kata dia PMK-nya saat ini telah disiapkan hanya menunggu penerbitannya.
"Sudah disiapkan PMK-nya, PMK soal FTA," katanya saat dihubungi detikFinance , Senin (14/12/2009).
Meski belum menyatakan kapan waktunya, ia mengatakan pihaknya dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, sebagai pelaksana di lapangan sudah siap melaksanakan kapanpun, termasuk jika jadwal FTA per 1 Januari 2010 berjalan.
Mengingat FTA terkait langsung dengan proses kepabeanan yaitu membebaskan bea masuk 0% bagi barang-barang yang masuk daftar NT 1.
"Sekarang ini SK (Surat Keputusan) belum diterima biasanya di tanggal ditetapkannya, kita menyiapkan administrasi kepabeanannya. Selain itu PMK biasanya dicatatkan dalam lembaran negara dahulu," katanya.
Mengenai adanya upaya untuk menunda dari kalangan dunia usaha dalam negeri, lanjut dia, sekarang ini bisa dibilang terlambat.
Seharusnya sudah sejak 6 bulan lalu dunia usaha sudah serius meminta penundaan. Sehingga kemungkinan yang bisa terjadi, jika ada penundaan membutuhkan waktu bulan ke depan semenjak diberlakukan.
"Kalau keberatannya dari enam bulan lalu mungkin berlaku (1 Januari 2010 kemungkinan bisa ditunda). Padahal sudah lama mengingatkan, tapi sekarang baru teriak," katanya.
Sementara itu Kepala BKF Anggito Abimanyu mengakui PMK FTA sedang disiapkan oleh Departemen Keuangan berdasarkan jadwal yang telah disepakati oleh negara-negara ASEAN dan China per 1 Januari 2010.
"PMK itu kan sesuai dengan jadwal 1 Januari 2010, jadi tetap dibuat. Soal ditunda atau tidak itu urusan pemerintah," tegas Anggito.
(hen/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 16:33 WIB
PT DI Tawarkan Pesawat N219 Ke Kazakhstan
-
Jumat, 25/05/2012 16:31 WIB
Garuda Bidik Load Factor Penumpang Jakarta-Taipei 80%
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 16:13 WIB
Asing Jual Saham Rp 970 Miliar, IHSG Jatuh 2%
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
Semen Gresik Buka Opsi Terbitkan Obligasi Rp 4,87 Triliun
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 14:48 WIB
Bisnis Ini Mengubah Abu Jenazah Jadi Berlian
-
Jumat, 25/05/2012 14:46 WIB
Ini 10 Negara dengan Pasar Properti Paling 'Hot'
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
