detikfinance

Pemerintah Bayar Utang Rp 67,632 Triliun di 2010

Angga Aliya ZRF - detikfinance
Selasa, 15/12/2009 12:26 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Pemerintah berencana untuk membayar utang jatuh tempo di 2010 sebesar Rp 67,632 triliun. Dana untuk pembayaran utang jatuh tempo tersebut didapat dari hasil penerbitan Surat Utang Negara (SUN) tahun depan.

Total penerbitan SUN bruto di 2010 rencananya adalah sebesar Rp 175,061 triliun. Dana inilah yang akan digunakan untuk membayar utang yang akan jatuh tempo tahun depan sebesar Rp 67,632 triliun dan pembelian kembali (buy back )obligasi sebesar Rp 3 triliun.

Menurut Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Rahmat Waluyanto, sisa dari dana itu merupakan rencana penerbitan SUN netto sebesar Rp 104,429 triliun.

"Seluruh obligasi itu akan diterbitkan 75 persen rupiah dan 25 persen valuta asing," katanya di Kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (15/12/2009).

Sementara untuk pinjaman program, menurut data Direktorat Jenderal Jenderal Pengelolaan Utang, pemerintah telah memperoleh komitmen dari beberapa lembaga keuangan multilateral senilai total Rp 24,44 triliun.

Pinjaman program itu berasal dari Bank Dunia sebesar Rp 14,44 triliun, Asian Development Bank (ADB) sebesar Rp 2 triliun, Japan International Cooperation Agency (JICA) sebesar Rp 3 triliun, dan Agence Francaise de Development (AFD) sebesar Rp 2 triliun.

Sementara untuk pembiayaan anggara di tahun ini, Rahmat mengatakan seluruh rencana pembiayaan tahun ini telah dipenuhi sejak bulan lalu. Tahun ini, penerbitan surat utang bruto mencapai Rp 144,5 triliun dengan penerbitan netto sebesar Rp 99,3 triliun.


(ang/dnl)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?