detikfinance

Rupiah Terus Melaju di 2010

Herdaru Purnomo - detikfinance
Selasa, 15/12/2009 13:08 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Apresiasi nilai tukar rupiah terhadap dollar AS akan berlanjut di tahun 2010. Rupiah diperkirakan akan mencapai Rp 8.927 per dollar AS di akhir 2010. Seiring membaiknya perekonomian domestik dan melemahnya dollar AS secara global.

Demikian disampaikan oleh Chief Economist Mandiri Sekuritas Destri Damayanti dalam Outlook Ekonomi 2010 Mandiri Sekuritas di Plaza Mandiri, Jakarta, Selasa (05/12/2009).

"Rupiah diperkirakan akan menguat menjadi Rp 8.927 per dollar AS di akhir 2010 karena kondisi ekonomi domestik yang stabil serta membaiknya posisi neraca pembayaran seiring dengan membaiknya ekspor dan capital inflow ," ujar Destri.

Ia menambahkan, melemahnya nilai tukar dollar terhadap mata uang emerging markets termasuk rupiah dikarenakan kondisi perekonomian AS yang masih rentan.

"Arus modal asing diperkirakan akan berlanjut di tahun 2010. Serta surplus neraca pembayaran diperkirakan bertahan dengan didukung oleh surplus neraca perdagangan," tutur Destri.

Mandiri Sekuritas memproyeksikan neraca pembayaran (Current Account ) akan berada di posisi US$ 5,617 miliar di akhir 2009 dan US$ 1,790 miliar di akhir 2010. Surplus neraca perdagangan nantinya akan masih akan berlanjut. Di akhir 2009 sebesar US$ 10,213 miliar dan di akhir 2010 sebesar US$ 8,190 miliar.

Makin sehatnya kondisi utang Indonesia, lanjut Destri, akan menurunkan tekanan terhadap rupiah.

"Debt Service Ratio (DSR) Indonesia akan membaik seiring dengan meningkatnya ekspor Indonesia dan berkurangnya pembayaran bunga. Nilai tukar rupiah akan terus berlanjut dari faktor-faktor tersebut di 2010," tandasnya.



(dru/dnl)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.