detikfinance

FTA ASEAN-China Berlaku, Penerimaan Bea Cukai Hilang Rp 15 Triliun

Ramdhania El Hida - detikfinance
Rabu, 16/12/2009 16:20 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Negara akan kehilangan penerimaan bea cukai sekitar Rp 15 triliun dalam APBN-P 2010 dengan adanya Free Trade Agreement (FTA) ASEAN-CHina yang mulai berlaku pada 1 Januari 2010.

Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Anwar Suprijadi seusai Rapat Pimpinan di Gedung Departemen Keuangan, Jalan Wahidin, sore ini (16/12/2009).

"Saya setahun saja masih sekitar Rp 16 triliun (penerimaannya). Ya, kira-kira loss -nya sampai Rp 15 triliun," ungkap Anwar.

Mengenai revisi penerimaan tersebut, Anwar menjelaskan akan dimuat pada APBN-P 2010. Sedangkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) tentang FTA ini, masih diproses Badan Kebijakan Fiskal.

"Ya, kan nanti APBN-P. PMK-nya, itu Pak Anggito (Kepala Badan Kebijakan Fiskal) yang tanganin," ujar Anwar.

Di tempat terpisah, Menko Perekonomian Hatta Radjasa mengatakan pemerintah tidak bisa mencegah perjanjian FTA ASEAN-China berjalan.

"Kita harus komit karena itu keputusan para leader . Jadi berdasarkan Agreement Leader , tapi kita ada artikel 23 yang memungkinkan kita melakukan notifikasi," jelas Hatta.



(nia/dnl)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?