Gubernur Bank Sentral AS 'Tokoh Tahun 2009' Versi Majalah Time
Kamis, 17/12/2009 09:35 WIB
Ben Bernanke (Foto: Reuters)
Jakarta - Majalah Time mendapuk Gubernur Bank Sentral AS (Federal Reserve) Ben Bernanke sebagai 'Tokoh Tahun 2009'. Bernanke dinilai sukses menggawangi perekonomian AS selama masa gejolak krisis finansial.
"Resesi adalah kisah selama tahun ini. Tanpa Ben Bernanke, krisis ini mungkin akan lebih buruk," ujar Redaktur Pelaksana Time, Richard Stengel seperti dikutip dari AFP, Kamis (17/12/2009).
Bernanke dikatakan sebagai orang yang belajar dari kesalahan masa lalu dan tidak mengulanginya.
"Bernanke tidak hanya belajar dari sejarah, dia menuliskannya sendiri dan terkutuk jika dia mengulanginya lagi," jelas Stengel.
Penulis senior Time, Michael Grunwald mengatakan, alasan utama Bernanke terpilih adalah karena dia merupakan pemain penting dalam mengawal perekonomian paling penting di dunia.
"Dia adalah pemimpin yang kreatif dan membantu meyakinkan bahwa tahun 2009 merupakan periode pemulihan yang lemah ketimbang bencana besar depresi. Dan dia menggunakan kekuatan tanpa tandingnya untuk uang kami, pekerjaan kami, tabungan kami dan masa depan kami," ujarnya.
Runners-up untuk 'Tokoh Tahun Ini' adalah Jenderal Stanley McChrystal 'Si Pekerja China', Nancy Pelosi, juru bicara DPR AS dan pelari Jamaica Usain Bolt.
Presiden Barack Obama merupakan pemenang tahun lalu. CEO Apple Steve Jobs juga masuk dalam finalis tokoh tahun ini.
Namun pemilihan Bernanke sebagai Tokoh tahu ini juga mendapatkan kritikan tajam.
"Saya menemukan hal ini ironis bahwa orang yang telah menghabiskan tahun lalu dengan menghukum orang lain atas kegagalannya sekarang dijadikan 'Tokoh Tahun Ini' untuk kegagalannya," jelas Senator Republik, Jom Bunning.
Bernanke merupakan pengganti dari Gubernur The Fed nan legendaris, Alan Greenspan. Bernanke ditunjuk oleh presiden AS sebelum Obama, George Walker Bush pada tahun 2005. Pada Agustus lalu, Obama kembali menominasikan Bernanke sebagai Gubernur Bank Sentral AS.
Bernanke, 56 tahun, adalah putra seorang seorang ahli farmasi dan guru sekolah. Ia berhasil lulus dari Harvard pada tahun 1975 dan mendapatkan gelar PhD dari Massachusetts Institute of Technology. Ia sempat bekerja di Princenton University sebelum akhirnya bergabung dalam Federal Reserve Board pada tahun 2002.
Pria kelahiran Augusta, Georgia itu merupakan seorang profesor ekonomi dan pernah menjadi pimpinan dari Dewan Penasihat Ekonomi pemerintahan Bush.
(qom/qom)
"Resesi adalah kisah selama tahun ini. Tanpa Ben Bernanke, krisis ini mungkin akan lebih buruk," ujar Redaktur Pelaksana Time, Richard Stengel seperti dikutip dari AFP, Kamis (17/12/2009).
Bernanke dikatakan sebagai orang yang belajar dari kesalahan masa lalu dan tidak mengulanginya.
"Bernanke tidak hanya belajar dari sejarah, dia menuliskannya sendiri dan terkutuk jika dia mengulanginya lagi," jelas Stengel.
Penulis senior Time, Michael Grunwald mengatakan, alasan utama Bernanke terpilih adalah karena dia merupakan pemain penting dalam mengawal perekonomian paling penting di dunia.
"Dia adalah pemimpin yang kreatif dan membantu meyakinkan bahwa tahun 2009 merupakan periode pemulihan yang lemah ketimbang bencana besar depresi. Dan dia menggunakan kekuatan tanpa tandingnya untuk uang kami, pekerjaan kami, tabungan kami dan masa depan kami," ujarnya.
Runners-up untuk 'Tokoh Tahun Ini' adalah Jenderal Stanley McChrystal 'Si Pekerja China', Nancy Pelosi, juru bicara DPR AS dan pelari Jamaica Usain Bolt.
Presiden Barack Obama merupakan pemenang tahun lalu. CEO Apple Steve Jobs juga masuk dalam finalis tokoh tahun ini.
Namun pemilihan Bernanke sebagai Tokoh tahu ini juga mendapatkan kritikan tajam.
"Saya menemukan hal ini ironis bahwa orang yang telah menghabiskan tahun lalu dengan menghukum orang lain atas kegagalannya sekarang dijadikan 'Tokoh Tahun Ini' untuk kegagalannya," jelas Senator Republik, Jom Bunning.
Bernanke merupakan pengganti dari Gubernur The Fed nan legendaris, Alan Greenspan. Bernanke ditunjuk oleh presiden AS sebelum Obama, George Walker Bush pada tahun 2005. Pada Agustus lalu, Obama kembali menominasikan Bernanke sebagai Gubernur Bank Sentral AS.
Bernanke, 56 tahun, adalah putra seorang seorang ahli farmasi dan guru sekolah. Ia berhasil lulus dari Harvard pada tahun 1975 dan mendapatkan gelar PhD dari Massachusetts Institute of Technology. Ia sempat bekerja di Princenton University sebelum akhirnya bergabung dalam Federal Reserve Board pada tahun 2002.
Pria kelahiran Augusta, Georgia itu merupakan seorang profesor ekonomi dan pernah menjadi pimpinan dari Dewan Penasihat Ekonomi pemerintahan Bush.
(qom/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 16:33 WIB
PT DI Tawarkan Pesawat N219 Ke Kazakhstan
-
Jumat, 25/05/2012 16:31 WIB
Garuda Bidik Load Factor Penumpang Jakarta-Taipei 80%
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 16:13 WIB
Asing Jual Saham Rp 970 Miliar, IHSG Jatuh 2%
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
Semen Gresik Buka Opsi Terbitkan Obligasi Rp 4,87 Triliun
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 14:48 WIB
Bisnis Ini Mengubah Abu Jenazah Jadi Berlian
-
Jumat, 25/05/2012 14:46 WIB
Ini 10 Negara dengan Pasar Properti Paling 'Hot'
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
-
55 Komentar
-
54 Komentar
-
37 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
