detikfinance

Komite Privatisasi Belum Bahas IPO PTPN III dan IV

Angga Aliya ZRF - detikfinance
Sabtu, 19/12/2009 15:49 WIB
Foto: Angga/detikFinance
Jakarta - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hingga saat ini belum memiliki jadwal pembahasan rencana privatisasi PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III dan IV bersama Dewan Perwakilan Rakyat. Padahal, keduanya direncanakan masuk bursa tahun depan depan.

Menurut Sekretaris Kementerian BUMN M Said Didu, sebelum bisa dibawa ke DPR untuk dimintai restu, rencana penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) tersebut harus dibahas dulu di komite privatiasi.

"Sampai sekarang juga belum ada pembahasan di komite privatisasi, jadi jadwal rapat dengan DPR juga belum ada," katanya ketika dihubungi detikFinance, Sabtu (19/12/2009).

Sesuai undang-undang, setiap privatisasi perusahaan plat merah yang melibatkan kepemilikan saham pemerintah sebelumnya harus mendapat persertujuan terlebih dahulu dari DPR. BUMN perkebunan itu sudah sempat tahun lalu, namun belum juga mendapat persetujuan.

Sebelumnya, Menteri BUMN Mustafa Abubakar berharap dua BUMN sektor perkebunan itu dapat melakukan penawaran saham umum perdana pada 2010 selain PT Garuda Indonesia, PT Pembangunan Perumahan (PP), dan PT Krakatau Steel (KS).

Selain perusahaan di atas, awalnya pemerintah berencana melakukan privatisasi di 3 BUMN perkebunan, satu yang belum disinggung adalah PTPN VII. Said mengatakan, pemerintah belum menetapkan BUMN perkebunan mana saja yang akan diprivatiasi karena masih akan dibahas komite privatisasi.



(ang/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?