detikfinance

Laporan dari Praha

Investor Ceko Siap Bangun Bandara Kulon Progo, Yogya

Eddi Santosa - detikfinance
Minggu, 20/12/2009 00:10 WIB
Praha - Konsorsium 16 perusahaan Ceko yang berkecimpung dalam teknologi bandara telah menemui Duta Besar RI untuk Republik Ceko, Salim Said. Mereka akan bersama-sama membangun Bandara di Kulon Progo, Yogyakarta.

Demikian ditegaskan dalam pertemuan informal ke-16 perusahaan Ceko dengan Dubes RI, yang dikoordinir Eva Rybkova dari Czech Asian Business Forum di KBRI Praha (16/12/2009).

"Ke-16 perusahaan yang tergabung dalam delegasi mempunyai minat besar untuk segera menanamkan investasinya di Indonesia. Mereka akan melakukan kunjungan ke Yogyakarta pada semester pertama 2010," ujar Rybkova.

Langkah tersebut sebagai tindaklanjut studi kelayakan pembangunan bandara di Kulon Progo, Yogyakarta. Mereka juga akan menemui berbagai pemangku kepentingan sektor bandara di Indonesia untuk menjajaki kemungkinan kerjasama lebih luas.

Dalam tanggapannya, Dubes RI Salim Said menyambut baik rencana pembangunan bandara yang telah beberapa tahun ini dibahas antara pemerintah Kulon Progo dengan para pengusaha Ceko tersebut.

"KBRI Praha siap membantu terutama dengan memberikan informasi mengenai aturan investasi di Indonesia dan dalam pengurusan masalah visa," demikian Said.

Sementara itu Konselor Pensosbudpar Azis Nurwahyudi kepada detikfinance mengatakan bahwa upaya penanaman investasi pengusaha Ceko itu merupakan salah satu dari implementasi hasil Sidang Komisi Bersama Indonesia-Ceko, yang diteken Dirjen Amerika–Eropa Deplu Retno L.P. Marsudi dan Deputi Menteri Perdagangan dan Perindustrian Vlastimil Lorenz di Praha, Agustus 2009 lalu.

Pada pertemuan tersebut juga diserahkan hasil studi kelayakan pembangunan Bandara di Kulon Progo, yang telah dilakukan oleh perusahaan konstruksi MottMacDonald, Ceko.

Secara terpisah, Sekretaris I Ekonomi Yusran Hadromi menjelaskan bahwa know-how penerbangan Ceko memiliki potensi besar untuk berperan dalam industri transportasi udara dan tatalaksana lalulintas udara di Yogyakarta.

Perusahaan Ceko dikenal memiliki keahlian dalam perencanaan bandara, masterplanning, uji kelayakan, rancang bangun, serta berbagai kemampuan pendukung di bidang itu.

"Sebagai bukti, perusahaan Ceko juga telah terlibat dalam pengembangan Bandara Pulkovo di St. Petersburg Rusia," demikian Yusran.



(es/es)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?