BI: 3 Bank CAR-nya di Bawah 8%
Senin, 21/12/2009 14:48 WIB
Jakarta - Bank Indonesia (BI) menyesalkan keputusan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang tidak mengungkapkan seluruh fakta dalam audit investigasi yang sudah dilakukan.
Menurut Direktur Penelitian dan Pengaturan Perbankan Halim Alamsyah, berdasarkan data BPK hanya ada satu bank yang CAR nya berada di bawah 8 persen per 30 September 2008, yaitu Bank Century.
"Padahal di data per 30 September 2008 itu ada 3 bank yang CAR nya di bawah 8 persen. Salah satunya Bank IFI," katanya di sela diskusi publik: Membedah Bailout Bank Century di Hotel Nikko, Jalan Thamrin, Jakarta, Senin (21/12/2009).
Namun sayangnya, ia enggan menyebutkan identitas satu lagi bank bermasalah tersebut. Menurutnya, BI juga belum mengambil langkah lebih lanjut terhadap bank bermasalah yang belum bisa dibeberkan identitasnya tersebut.
Selain itu, BPK juga tidak mencantumkan perpu yang sudah disetujui DPR yang isinya dalam kondisi krisis BI dapat mengubah ketentuan dalam menanggulangi kondisi sistemik.
"Kita sudah jelaskan semua fakta, tapi tidak sepenuhnya dimasukan dalam pertimbangan," ujarnya.
Ia menambahkan, BPK itu bukan ahli keuangan yang mengetahui pasar keuangan dalam negeri. "Mereka tidak punya sense yang bisa baca kondisi pasar sektor keuangan," ucapnya.
Pada kesempatan yang sama Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Firdaus Jaelani mengatakan, jika memang bank bermasalah tersebut berdampak sistemik maka bisa di-bailout seperti Century.
"Tapi nanti kita lihat biaya yang lebih murah, ditutup atau diselamatkan," ujarnya.
(ang/qom)
Menurut Direktur Penelitian dan Pengaturan Perbankan Halim Alamsyah, berdasarkan data BPK hanya ada satu bank yang CAR nya berada di bawah 8 persen per 30 September 2008, yaitu Bank Century.
"Padahal di data per 30 September 2008 itu ada 3 bank yang CAR nya di bawah 8 persen. Salah satunya Bank IFI," katanya di sela diskusi publik: Membedah Bailout Bank Century di Hotel Nikko, Jalan Thamrin, Jakarta, Senin (21/12/2009).
Namun sayangnya, ia enggan menyebutkan identitas satu lagi bank bermasalah tersebut. Menurutnya, BI juga belum mengambil langkah lebih lanjut terhadap bank bermasalah yang belum bisa dibeberkan identitasnya tersebut.
Selain itu, BPK juga tidak mencantumkan perpu yang sudah disetujui DPR yang isinya dalam kondisi krisis BI dapat mengubah ketentuan dalam menanggulangi kondisi sistemik.
"Kita sudah jelaskan semua fakta, tapi tidak sepenuhnya dimasukan dalam pertimbangan," ujarnya.
Ia menambahkan, BPK itu bukan ahli keuangan yang mengetahui pasar keuangan dalam negeri. "Mereka tidak punya sense yang bisa baca kondisi pasar sektor keuangan," ucapnya.
Pada kesempatan yang sama Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Firdaus Jaelani mengatakan, jika memang bank bermasalah tersebut berdampak sistemik maka bisa di-bailout seperti Century.
"Tapi nanti kita lihat biaya yang lebih murah, ditutup atau diselamatkan," ujarnya.
(ang/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 19:54 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:08 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
34 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
