Sri Mulyani Baru Tahu Robert Tantular 17 November 2008
Rabu, 23/12/2009 08:32 WIB
Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengaku baru mengenal Robert Tantular dalam rapat dengan Bank Indonesia (BI) pada tanggal 17 November 2008.
Hal ini diungkapkannya saat berkunjung ke Kantor detikcom, Jalan Warung Buncit, Jakarta Selatan, Rabu (23/12/2009).
Menurut Sri Mulyani, dalam rapat tersebut, BI menceritakan masalah yang membelit sebuah bank kecil bernama Bank Century yang disebabkan oleh pemiliknya bernama Robert Tantular.
"Tanggal 17, kita rapat dengan BI membahas soal Bank Century. Saat itulah, saya mendengar nama Robert Tantular," ungkap Sri Mulyani.
Kemudian, tambahnya, Direktur Utama Bank Mandiri Agus Martowardojo juga sempat mengeluhkan mengenai Bank Century dan Robert Tantular. Dari keluhan tersebut, dirinya sadar bahwa Robert Tantular itu seorang notorious (terkenal dengan nama buruk).
"Agus bilang kepada saya, 'Bu, saya selalu menuruti perintah Ibu dan Bapak Presiden, tapi tolong jangan suruh saya memegang Bank Century karena pemiliknya tidak bener'. Dari pernyataan itu, saya sadar Robert Tantular itu notorious," ujar Sri Mulyani.
Sri Mulyani mulai kesal kepada Robert Tantular beserta bank miliknya itu ketika Deputi Gubernur BI Bidang Pengawasan ketika itu, Siti Fadjrijah menyatakan Bank Century tidak memiliki catatan kredit. Hal ini sangat di luar kewajaran, tambahnya, karena bagaimana mungkin bank yang saat itu dalam pengawasan bisa memberikan kredit apalagi tanpa catatan transaksinya.
"Lha ini bank merk apa!! Padahal bank ini sudah dalam pengawasan," tukasnya.
Kekesalan Sri Mulyani semakin memuncak saat Siti Fajriah mengaku Robert Tantular beserta para pemilik Bank Century lainnya tidak memasukkan uang ke rekening Bank Century sebagai jaminan sesuai dengan janjinya.
"Bu Fadjrijah, kalau saya jadi ibu, saya akan suruh Robert itu datang ke BI dan berdiri depan lapangan BI, jangan dikasih minum, biar dia kering kerontang sampai dia masukkin uang sesuai yang dijanjikannya," ungkap Sri Mulyani mengulang kata-katanya kepada Siti Fadjrijah saat rapat dengan BI tersebut.
(nia/qom)
Hal ini diungkapkannya saat berkunjung ke Kantor detikcom, Jalan Warung Buncit, Jakarta Selatan, Rabu (23/12/2009).
Menurut Sri Mulyani, dalam rapat tersebut, BI menceritakan masalah yang membelit sebuah bank kecil bernama Bank Century yang disebabkan oleh pemiliknya bernama Robert Tantular.
"Tanggal 17, kita rapat dengan BI membahas soal Bank Century. Saat itulah, saya mendengar nama Robert Tantular," ungkap Sri Mulyani.
Kemudian, tambahnya, Direktur Utama Bank Mandiri Agus Martowardojo juga sempat mengeluhkan mengenai Bank Century dan Robert Tantular. Dari keluhan tersebut, dirinya sadar bahwa Robert Tantular itu seorang notorious (terkenal dengan nama buruk).
"Agus bilang kepada saya, 'Bu, saya selalu menuruti perintah Ibu dan Bapak Presiden, tapi tolong jangan suruh saya memegang Bank Century karena pemiliknya tidak bener'. Dari pernyataan itu, saya sadar Robert Tantular itu notorious," ujar Sri Mulyani.
Sri Mulyani mulai kesal kepada Robert Tantular beserta bank miliknya itu ketika Deputi Gubernur BI Bidang Pengawasan ketika itu, Siti Fadjrijah menyatakan Bank Century tidak memiliki catatan kredit. Hal ini sangat di luar kewajaran, tambahnya, karena bagaimana mungkin bank yang saat itu dalam pengawasan bisa memberikan kredit apalagi tanpa catatan transaksinya.
"Lha ini bank merk apa!! Padahal bank ini sudah dalam pengawasan," tukasnya.
Kekesalan Sri Mulyani semakin memuncak saat Siti Fajriah mengaku Robert Tantular beserta para pemilik Bank Century lainnya tidak memasukkan uang ke rekening Bank Century sebagai jaminan sesuai dengan janjinya.
"Bu Fadjrijah, kalau saya jadi ibu, saya akan suruh Robert itu datang ke BI dan berdiri depan lapangan BI, jangan dikasih minum, biar dia kering kerontang sampai dia masukkin uang sesuai yang dijanjikannya," ungkap Sri Mulyani mengulang kata-katanya kepada Siti Fadjrijah saat rapat dengan BI tersebut.
(nia/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 19:54 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:08 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
34 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
