Wall Street Semarak Sambut Natal
Jumat, 25/12/2009 08:36 WIB
Foto: Reuters
New York - Saham-saham di bursa Wall Street kembali mencapai titik tertingginya sepanjang 2009 menyambut libur panjang Natal. Namun kenaikan harga saham-saham terjadi dengan volume yang ekstra tipis.
Kenaikan harga saham-saham di Wall Street terjadi setelah data menunjukkan klaim pengangguran awal turun tajam, sementara pertumbuhan permintaan barang-barang tahan lama terus meningkat. Hal itu semakin menumbuhkan optimisme pemulihan ekonomi berada dalam jalurnya.
Pada perdagangan Kamis (24/12/2009), indeks Dow Jones ditutup menguat 53,66 poin (0,51%) ke level 10.520,10. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 5,89 poin (0,53%) ke level 1.126,48, Nasdaq menguat 16,05 poin (0,71%) ke level 2.285,69.
Sepanjang pekan ini, indeks Dow Jones naik 1,9%, S&P 500 menguat 2,2% dan Nasdaq menguat 3,4%. Nasdaq mencapai titik tertingginya sejak Oktober 2008.
Namun perdagangan pada hari menjelang Natal sangat tipis, hanya 319,1 miliar lembar saham, dibawah rata-rata tahun lalu sebanyak 1,49 miliar. Di Nasdaq, transaksi juga hanya 613,8 miliar, jauh di bawah rata-rata tahun lalu sebanyak 2,28 miliar.
Penguatan saham-saham terjadi setelah Departemen Tenaga Kerja AS merilis data klaim pengangguran pada pekan yang berakhir pada 19 Desember turun hingga menjadi 452.000 dari pekan sebelumnya sebanyak 480.000.
Departemen Perdagangan AS juga melaporkan permintaan barang-barang tahan lama naik 0,2% pada November, berkat lonjakan permintaan komputer dan barang-barang elektronik.
Aksi window dressing juga berlanjut, dimana investor terus memburu saham-saham yang bagus untuk mempercantik portofolionya.
"Klaim awal pengangguran dan permintaan barang-barang tahan lama telah membawa insentif yang menjaga Santa tetap berada di Wall Street. Kedua laporan itu memberikan berita yang menggembirakan," ujar Patrick O'Hare, analis dari Briefing.com seperti dikutip dari AFP, Jumat (25/12/2009).
(qom/qom)
Kenaikan harga saham-saham di Wall Street terjadi setelah data menunjukkan klaim pengangguran awal turun tajam, sementara pertumbuhan permintaan barang-barang tahan lama terus meningkat. Hal itu semakin menumbuhkan optimisme pemulihan ekonomi berada dalam jalurnya.
Pada perdagangan Kamis (24/12/2009), indeks Dow Jones ditutup menguat 53,66 poin (0,51%) ke level 10.520,10. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 5,89 poin (0,53%) ke level 1.126,48, Nasdaq menguat 16,05 poin (0,71%) ke level 2.285,69.
Sepanjang pekan ini, indeks Dow Jones naik 1,9%, S&P 500 menguat 2,2% dan Nasdaq menguat 3,4%. Nasdaq mencapai titik tertingginya sejak Oktober 2008.
Namun perdagangan pada hari menjelang Natal sangat tipis, hanya 319,1 miliar lembar saham, dibawah rata-rata tahun lalu sebanyak 1,49 miliar. Di Nasdaq, transaksi juga hanya 613,8 miliar, jauh di bawah rata-rata tahun lalu sebanyak 2,28 miliar.
Penguatan saham-saham terjadi setelah Departemen Tenaga Kerja AS merilis data klaim pengangguran pada pekan yang berakhir pada 19 Desember turun hingga menjadi 452.000 dari pekan sebelumnya sebanyak 480.000.
Departemen Perdagangan AS juga melaporkan permintaan barang-barang tahan lama naik 0,2% pada November, berkat lonjakan permintaan komputer dan barang-barang elektronik.
Aksi window dressing juga berlanjut, dimana investor terus memburu saham-saham yang bagus untuk mempercantik portofolionya.
"Klaim awal pengangguran dan permintaan barang-barang tahan lama telah membawa insentif yang menjaga Santa tetap berada di Wall Street. Kedua laporan itu memberikan berita yang menggembirakan," ujar Patrick O'Hare, analis dari Briefing.com seperti dikutip dari AFP, Jumat (25/12/2009).
(qom/qom)
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 19:54 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:08 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
34 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
