Harga Gula Tertinggi dalam 28 Tahun
Jumat, 25/12/2009 09:02 WIB
Ilustrasi (dok detikFinance)
New York - Harga gula di pasar internasional terus melonjak hingga titik tertingginya dalam 28 tahun akibat ketatnya suplai. Harga gula non-rafinasi mencapai 26,98 sen dolar per pound, tertinggi sejak tahun 1981.
"Ketatnya suplai global masih memberikan pengaruh yang suportif untuk kenaikan harga gila dan mestinya akan membatasi penurunan," ujar review komoditas Public Ledger seperti dikutip dari AFP, Jumat (25/12/2009).
Pada perdagangan Kamis (24/12/2009) di New York Board of Trade (NYBOT), harga gula non-rafinasi untuk kontrak Maret naik menjadi 36,76 sen dolar per pound dari sebelumnya 26,27 sen dolar per pound.
Di LIFFE, pasar berjangka London, harga gula putih untuk pengiriman Maret naik menjadi 694,50 poundsterling per ton dari sebelumnya 678,20 poundsterling per ton.
Sedangkan harga komoditas lain seperti Coklat dan kopi tercatat masih stabil. Harga coklat bahkan turun karena profit taking setelah sempat menembus titik tertingginya dalam 30 tahu terakhir.
Di LIFFE, harga coklat untuk pengiriman Maret turun menjadi 2.242 pounds per ton dari sebelumnya 2.265 pounds per ton.
Demikian pula harga kopi yang turun seiring sepinya perdagangan. DI LIFFE, harga kopi Arabica turun menjadi 142,75 sen dolar per pound, dari sebelumnya 146,25 sen dolar per pound.
(qom/qom)
"Ketatnya suplai global masih memberikan pengaruh yang suportif untuk kenaikan harga gila dan mestinya akan membatasi penurunan," ujar review komoditas Public Ledger seperti dikutip dari AFP, Jumat (25/12/2009).
Pada perdagangan Kamis (24/12/2009) di New York Board of Trade (NYBOT), harga gula non-rafinasi untuk kontrak Maret naik menjadi 36,76 sen dolar per pound dari sebelumnya 26,27 sen dolar per pound.
Di LIFFE, pasar berjangka London, harga gula putih untuk pengiriman Maret naik menjadi 694,50 poundsterling per ton dari sebelumnya 678,20 poundsterling per ton.
Sedangkan harga komoditas lain seperti Coklat dan kopi tercatat masih stabil. Harga coklat bahkan turun karena profit taking setelah sempat menembus titik tertingginya dalam 30 tahu terakhir.
Di LIFFE, harga coklat untuk pengiriman Maret turun menjadi 2.242 pounds per ton dari sebelumnya 2.265 pounds per ton.
Demikian pula harga kopi yang turun seiring sepinya perdagangan. DI LIFFE, harga kopi Arabica turun menjadi 142,75 sen dolar per pound, dari sebelumnya 146,25 sen dolar per pound.
(qom/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 19:08 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:54 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
34 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
