detikfinance

Bursa Asia Variatif di Hari Natal

Nurul Qomariyah - detikfinance
Jumat, 25/12/2009 20:45 WIB
Foto: Reuters
Tokyo - Bursa-bursa Asia bergerak variatif pada perdagangan di hari Natal. Bursa Tokyo dan Shanghai melemah, namun Taipei dan Bangkok menguat.

Bursa Tokyo dan Shanghai tetap bergerak melemah meski Wall Street sebelumnya berhasil mencetak kenaikan hingga titik tertingginya sepanjang 2009. Bursa Tokyo melemah untuk pertama kalinya sejak 4 hari terakhir seiring aksi profit taking yang dilakukan para investor.

"Kenaikan yang terjadi sebelumnya sudah sangat tajam, sehingga kini saatnya untuk istirahat," ujar Yumi Nishimura, analis dari Daiwa Securities seperti dikutip dari AFP, Jumat (25/12/2009).

Indeks Nikkei-225 melemah 42,21 poin (0,4%) ke level 10.494,71. Transaksi saham sangat tipis hanya 1,2 miliar lembar saham, terendah dalam setahun terakhir. Sebagian besar investor di Jepang sudah mulai libur menjelang akhir tahun.

Sementara Bursa China justru mendapatkan tekanan karena kekhawatiran kemungkinan diterapkannya kebijakan ketat. Indeks Komposit Shanghai turun 12,06 poin (0,38%) ke level 3.141,35.

"Ada kekhawatiran Beijing akan mengambil kebijakan itu awal tahun depan, seperti naiknya rasio giro wajib minimum untuk menangani tekanan inflasi," uajr Jacky Zhang, analis dari Capital Securities.

Saham-saham bank dan properti di Shanghai mengalami kemerosotan akhir kekhawatiran tersebut. Saham China Merchants Bank turun 1,7%, Industrial and Commercial Bank of China turun 0,39% dan China Vanke turun 0,6%.

Bursa Asia yang mengalami kenaikan adalah Taipei yang naik tipis 9,05 poin ke level 7.972,59 dan Bangkok naik 3,20 poin ke level 730,41.

Sedangkan Bursa Australia, Hong Kong, India, Indonesia, Malaysia, Selandia Baru, Singapura, Korea Selatan tutup memperingati hari Natal.



(qom/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.