detikfinance

Pengganti Anwar Suprijadi dari Internal Bea Cukai

Ramdhania El Hida - detikfinance
Rabu, 30/12/2009 13:40 WIB
Anwar Suprijadi (Foto: Suhendra/detikFinance)
Jakarta - Pengganti Anwar Suprijadi berasal dari 'orang dalam' Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Anwar Suprijadi memang masih bisa diperpanjang masa tugasnya, namun akan terbentur masalah usia.

Kepala Biro Humas Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Evi Suhartanyo mengatakan, pengganti Anwar Suprijadi diusulkan dari dalam sehingga diharapkan bisa meneruskan proses reformasi birokrasi,

"Mengenai penggantinya memang diusulkan dari dalam, sehingga bisa terus melanjutkan reformasi birokrasi yang sudah berjalan baik," ungkap Evi dalam pesan singkatnya, Rabu (30/12/2009).

Ketika ditanya mengenai calon terkuat pengganti Anwar, Evi menolak menjelaskan lebih lanjut akan adanya kemungkinan posisi Anwar sebagai DJBC diperpanjang di 2010 selama 1 tahun lagi.

"Saya tidak bisa secara jelas menyampaikan, apakah pak Anwar akan diperpanjang atau tidak," ujarnya.

Sementara sumber detikFinance, yang dihubungi terpisah, tidak tertutup kemungkinan Anwar Suprijadi akan terpilih kembali dengan perpanjangan jabatan 1 tahun lagi.

"Sebab Anwar baru diperpanjang 1 kali, selama 1 tahun.  Bisa saja diperpanjang, tapi usianya kan sudah lebih, (usia Anwar genap 62 tahun pada 23 Desember kemarin," jelasnya dia.

Sumber tersebut mengungkapkan, ada 3 calon pengganti Anwar Suprijadi yakni Thomas Sugijata yang sekarang menjabat sebagai Direktur P2 (penindakan dan Penyidikan), Kamil Sjoeib Sekretaris Dirjen Bea Cukai, dan Nasar Salim Kepala Kanwil Bea dan Cukai wilayah Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau.

Anwar menjabat sebagai Dirjen Bea dan Cukai sejak 2006. Menkeu pada waktu itu melantik Anwar Suprijadi sebagai DJBC pada 27 April 2006 (menggantikan Edy Abdurrahman), bersama dengan Darmin Nasution (sebagai Dirjen Pajak yang menggantikan Hadi Purnomo) dan Fuad Rahmany (sebagai Ketua Bappepam-LK yang ditinggalkan Darmin Nasution).

Tapi karena terbatasnya usia maka jabatan Anwar hanya sampai 2008. Padahal biasanya jabatan Dirjen bisa mencapai 5 tahun. Namun karena dilihat hasil kerjanya bagus, Anwar masih dipercaya sebagai Dirjen Bea dan Cukai lagi, dengan perpanjangan 1 tahun sampai Desember 2009.

Sebelumnya ketika ditanya mengenai kelanjutan posisinya di Bea dan Cukai, Anwar mengaku lebih memilih kaderisasi dari pada diperpanjang.

"Kalau saya sendiri, dari hati saya ingin kaderisasi ya," ungkap Anwar kemarin (29/12/2009).




(nia/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?