Wall Street Kian Menipis Jelang Akhir Tahun
Kamis, 31/12/2009 07:33 WIB
Foto: Reuters
New York - Saham-saham di bursa Wall Street kembali menguat dalam volume perdagangan yang ekstra tipis. Aksi profit taking menahan laju penguatan yang besar.
Sentimen positif datang dari Institute for Supply Management (ISM) wilayah Chicago yang menyatakan indeks pengeluaran manajer naik secara tidak terduga menjadi 60 sebelumnya 56,1 selama November. Analis bahkan memperkirakan indeks akan turun ke 55,1.
"Kita telah melihat penguatan yang baik dalam 2 pekan terakhir. Saya kira skenario terbaik mungkin menahan harga saham-saham pada titik sekarang ini," ujar Angel Mata, managing director Stifel Nicolaus Capital Markets seperti dikutip dari Reuters, Kamis (31/12/2009).
Pada perdagangan Rabu (30/12/2009), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) ditutup menguat tipis 3,10 poin (0,03%) ke level 10.548,51. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat tipis 0,22 poin (0,02%) ke level 1.126,42 dan Nasdaq naik 2,88 poin (0,13%) ke level 2.291,29.
Perdagangan masih sangat tipis, dengan transaksi di New York Stock Exchange hanya 644,39 juta lembar saham, jauh di bawah rata-rata tahun lalu yang sebesar 1,49 miliar. Di Nasdaq, transaksi mencapai 1,33 miliar, di bawah rata-rata tahun lalu sebanyak 2,28 miliar.
(qom/qom)
Sentimen positif datang dari Institute for Supply Management (ISM) wilayah Chicago yang menyatakan indeks pengeluaran manajer naik secara tidak terduga menjadi 60 sebelumnya 56,1 selama November. Analis bahkan memperkirakan indeks akan turun ke 55,1.
"Kita telah melihat penguatan yang baik dalam 2 pekan terakhir. Saya kira skenario terbaik mungkin menahan harga saham-saham pada titik sekarang ini," ujar Angel Mata, managing director Stifel Nicolaus Capital Markets seperti dikutip dari Reuters, Kamis (31/12/2009).
Pada perdagangan Rabu (30/12/2009), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) ditutup menguat tipis 3,10 poin (0,03%) ke level 10.548,51. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat tipis 0,22 poin (0,02%) ke level 1.126,42 dan Nasdaq naik 2,88 poin (0,13%) ke level 2.291,29.
Perdagangan masih sangat tipis, dengan transaksi di New York Stock Exchange hanya 644,39 juta lembar saham, jauh di bawah rata-rata tahun lalu yang sebesar 1,49 miliar. Di Nasdaq, transaksi mencapai 1,33 miliar, di bawah rata-rata tahun lalu sebanyak 2,28 miliar.
(qom/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 17:05 WIB
Wah! Sepatu Timberland dan Clarks pun Made in Sidoarjo
-
Jumat, 25/05/2012 16:57 WIB
Zona Waktu RI Disatukan, Pelajar dan Karyawan 'Bangun' Lebih Pagi
-
Jumat, 25/05/2012 16:33 WIB
PT DI Tawarkan Pesawat N219 Ke Kazakhstan
-
Jumat, 25/05/2012 16:31 WIB
Garuda Bidik Load Factor Penumpang Jakarta-Taipei 80%
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 16:27 WIB
PT DI Tawarkan Pesawat N219 Ke Kazakhstan
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 14:48 WIB
Bisnis Ini Mengubah Abu Jenazah Jadi Berlian
-
Jumat, 25/05/2012 14:46 WIB
Ini 10 Negara dengan Pasar Properti Paling 'Hot'
-
55 Komentar
-
55 Komentar
-
37 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
