detikfinance

Pemegang Saham ENRG Setujui Rights Issue Rp 4,84 Triliun

Whery Enggo Prayogi - detikfinance
Kamis, 31/12/2009 12:12 WIB
Pemegang Saham ENRG Setujui Rights Issue Rp 4,84 Triliun (foto: dok detikFinance)
Jakarta -Pemegang saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) telah menyetujui penerbitan saham baru dalam penawaran saham terbatas (PUT) sebanyak 26.183.297.040 saham baru, dengan harga yang ditetapkan sebesar Rp 185 per lembar.

Jika seluruh saham terserap, maka perkiraan dana yang didapat berkisar Rp 4,84 triliun. Rencananya hasil penawaran saham diperuntukkan sebagai penambah modal kerja dan pembayaran hutang jatuh tempo. Selain itu, dana juga diperuntukkan sebagai pembayaran atas akuisisi blok Masela.

"Penggunaan dana hasil PUT II sebesar Rp 945,1 miliar atau US$ 100 juta untuk akuisisi 10% blok masela PSC dari Inpex.  Penambahan belanja modal Rp 908,8 miliar dan pembayaran biaya keuangan Rp 390,3 miliar atau US$ 41,3 juta," kata Direktur Utama PT Energi Mega Persada Tbk. Imam P. Agustino seusai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Balai Kartini Jakarta (31/12/2009).

Selaku pembeli siaga, perseroan menunjuk PT Danatama Makmur dan PT Madani Securities. Mereka siap menyerap keseluruhan saham, jika pemegang saham lama tidak menyerap secara keseluruhan.

"Dana yang akan kami dapatkan semua dan Danatama dan Madani. Nanti akan lewat mereka semua," kata VP Capital Markets Herwin W. Hidayat.

Rasio penawaran saham baru adalah 11:20. Artinya setiap pemegang 11 saham lama, maka melekat hak atas pembeluan 20 saham baru. Perseroan juga menyertakan penerbitan Waran dengan harga Rp 190 per lembar. Rasio waran adalah 16:3, yaitu sabanyak 16 saham lama, pemegang saham berhak atas pembelian 3 waran.

Dalam RUPSLB, sebanyak 51% pemegang saham hadir dan menyetujui PUT II ini. Saat ini seluruh saham ENRG sebanyak 14,4 miliar saham.

Masa perdagangan dan pelaksanaan right issue dijadwalkan 15 Januari - 8 Februari 2010. Pasar reguler dan negosiasi terjadi pada 8 Januari 2010, sedangkan pasar tunai pada 13 Januari 2010.

Sedangkan tanggal pelaksanaan perdagangan tanpa right issue di pasar reguler dan negosiasi dijadwalkan 11 Januari 2010 dan pasar tunai 14 Januari tahun yang sama. Tanggal pencatatan (recording date) pada 13 Januari 2010 dan  distribusi right issue 14 Januari 2010. Pencatatan di bursa efek Indonesia  direncanakan pada 15 Januari 2010.

PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) telah menyatakan akan mengeksekusi setidaknya 4.931.691.366 saham baru ENRG. Dana yang disiapkan BNBR sebanyak Rp 912,362 miliar.

Saat ini kepemilikan BNBR di ENRG sebanyak 6.221.151.377 saham atau setara dengan 43,2% dari total saham ENRG saat ini. Setelah rights issue, kepemilikan BNBR di ENRG akan menjadi 11.152.842.743 saham atau setara dengan 27,48% dari jumlah saham ENRG usai rights issue. Kepemilikan BNBR akan menyusut 15,72%.

(wep/dro)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • CEO Arianespace: Peluncuran Satelit BRI dan Rekor Baru Selasa, 21/06/2016 06:52 WIB
    Wawancara Khusus CEO Arianespace
    CEO Arianespace: Peluncuran Satelit BRI dan Rekor Baru
    BRI mengukir sejarah baru perbankan dunia, menjadi bank yang memiliki satelit pertama di dunia. Peluncuran satelit bernama BRIsat ini dibantu oleh Arianespace.
  • Apa Saja Keuntungan Berinvestasi Obligasi? Kamis, 24/03/2016 17:19 WIB
    Apa Saja Keuntungan Berinvestasi Obligasi?
    Memilih investasi yang tepat bukan perkara mudah. Berbagai instrumen investasi ditawarkan mulai dari saham, obligasi, reksa dana, deposito, emas, dan lain-lain.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut