Kementerian ESDM Targetkan Investasi US$ 28,063 Miliar di 2010
Kamis, 31/12/2009 12:20 WIB
Foto: Angga/detikFinance
Jakarta - Kementerian Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) memproyeksikan investasi dari sektor energi tahun depan mencapai US$ 28,063 miliar atau meningkat sekitar 31,2 persen dibandingkan realisasi investasi tahun ini sekitar US$ 19,297 miliar.
Total investasi tersebut terdiri dari investasi sub sektor migas sebesar US$ 15,415 miliar, ketenagalistrikan sebesar US$ 10,146 miliar dan pertambangan umum US$ 2,5 miliar.
"Sementara untuk mendorong pengembangan sektor ESDM tahun 2010-2014, diperlukan investasi sebesar Rp 1.599 triliun," ujar Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh di Gedung Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (31/12/2009).
Menurut Darwin, sumber pendanaan investasi tersebut akan berasal dari APBN, swasta maupun BUMN. "Peran APBN sangat kecil, di bawah 10 persen. Hal ini berarti peran investasi swasta sangat penting," ungkap dia.
Berdasarkan data kinerja Kementerian ESDM 2010-2014 yang dikutip detikFinance menyebutkan, dari sisi penerimaan negara tahun depan akan mengalami penurunan sebesar 25,4 persen dari Rp 235,314 triliun tahun ini menjadi Rp 175,475 triliun.
Penerimaan tersebut berasal dari penerimaan sub sektor migas sekitar Rp 159,75 triliun, sektor penambangan Rp 15,09 triliun, jumlah PNBP dari badan litbang Rp 48 miliar, jumlah PNBP dari Badan Diklat sebesar Rp 154 miliar dan jumlah PNBP dari BPH Migas sekitar Rp 433 miliar.
(epi/ang)
Total investasi tersebut terdiri dari investasi sub sektor migas sebesar US$ 15,415 miliar, ketenagalistrikan sebesar US$ 10,146 miliar dan pertambangan umum US$ 2,5 miliar.
"Sementara untuk mendorong pengembangan sektor ESDM tahun 2010-2014, diperlukan investasi sebesar Rp 1.599 triliun," ujar Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh di Gedung Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (31/12/2009).
Menurut Darwin, sumber pendanaan investasi tersebut akan berasal dari APBN, swasta maupun BUMN. "Peran APBN sangat kecil, di bawah 10 persen. Hal ini berarti peran investasi swasta sangat penting," ungkap dia.
Berdasarkan data kinerja Kementerian ESDM 2010-2014 yang dikutip detikFinance menyebutkan, dari sisi penerimaan negara tahun depan akan mengalami penurunan sebesar 25,4 persen dari Rp 235,314 triliun tahun ini menjadi Rp 175,475 triliun.
Penerimaan tersebut berasal dari penerimaan sub sektor migas sekitar Rp 159,75 triliun, sektor penambangan Rp 15,09 triliun, jumlah PNBP dari badan litbang Rp 48 miliar, jumlah PNBP dari Badan Diklat sebesar Rp 154 miliar dan jumlah PNBP dari BPH Migas sekitar Rp 433 miliar.
(epi/ang)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 17:26 WIB
Ini Dia Negara Pelanggan Sepatu Kelas Dunia Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 17:05 WIB
Wah! Sepatu Timberland dan Clarks pun Made in Sidoarjo
-
Jumat, 25/05/2012 16:57 WIB
Zona Waktu RI Disatukan, Pelajar dan Karyawan 'Bangun' Lebih Pagi
-
Jumat, 25/05/2012 16:33 WIB
PT DI Tawarkan Pesawat N219 Ke Kazakhstan
-
Jumat, 25/05/2012 16:31 WIB
Garuda Bidik Load Factor Penumpang Jakarta-Taipei 80%
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 16:27 WIB
PT DI Tawarkan Pesawat N219 Ke Kazakhstan
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 14:48 WIB
Bisnis Ini Mengubah Abu Jenazah Jadi Berlian
-
Jumat, 25/05/2012 14:46 WIB
Ini 10 Negara dengan Pasar Properti Paling 'Hot'
-
55 Komentar
-
55 Komentar
-
37 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
