Wall Street Cetak Gain Terbaik Sejak 2003, Citigroup Terburuk
Jumat, 01/01/2010 08:45 WIB
Foto: Reuters
New York - Saham-saham di bursa Wall Street menutup tahun 2009 dengan kenaikan terbesar sejak tahun 2003. Optimisme membaiknya ekonomi telah membawa bursa paling berpengaruh di dunia itu ke titik terbaiknya lagi.
Pada perdagangan di hari terakhir, Wall Street ditutup melemah dan dalam perdagangan yang sangat tipis. Investor melepas sebagian saham-saham yang sudah memiliki kinerja baik sepanjang 2009.
Pada perdagangan Kamis (31/12/2009), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) ditutup melemah 120,46 poin (1,14%) ke level 10.428,05. Indeks Standard & Poor's 500 melemah 11,32 poin (1%) ke level 1.115,10 dan Nasdaq melemah 22,13 poin (0,97%) ke level 2.269,15.
Transaksi sangat tipis hanya 679,9 juta lembar saham di New York Stock Exchange, dibawah rata-rata tahun 2008 yang mencapai 1,49 miliar. Di Nasdaq, transaksi juga hanya 1,27 miliar, di bawah rata-rata tahun lalu sebanyak 2,28 miliar.
Selama pekan terakhir perdagangan tahun 2009, indeks Dow Jones melemah 0,9%, S&P 500 juga melemah 0,4% dan Nasdaq melemah 0,7%.
Namun pada kuartal IV-2009 , indeks Dow Jones naik 7,5%, S&P 500 naik 5,5% dan Nasdaq naik 6,9%.
Dan untuk sepanjang 2009, indeks Dow Jones menguat 18,8%, S&P 500 menguat 23,5% dan Nasdaq menguat 43,9%. Ini adalah kenaikan indeks pertama sejak 2 tahun terakhir. Indeks S&P 500 pada tahun 2008 bahkan merosot hingga 38,5%.
"Ini benar-benar sebuah tahun pembalikan. Ini menunjukkan seberapa besar pemulihan sudah terjadi," ujar Charles Lieberman, chief investment officer Advisors Capital Management LLC seperti dikutip dari Reuters, Jumat (1/1/2010).
Perekonomian AS memang telah membaik, termasuk 70% dari perusahaan berhasil mengalahkan proyeksi para analis. Hal itu telah menyebabkan indeks S&P 500 menguat hingga 65% sejak penutupan terendah pada 9 Maret. Pelemahan dolar AS sepanjang 2009 juga telah memberikan dorongan ke pasar terutama terkait kinerja ekspor.
Dalam perhitungan indeks S&P, saham XL Capital tercatat memiliki kinerja terbaik dengan kenaikan hingga 395,4% sepanjang 2009. Citigroup sebaliknya menjadi saham dengan kinerja terburuk di S&P 500 setelah merosot 50,7% sepanjang 2009.
(qom/qom)
Pada perdagangan di hari terakhir, Wall Street ditutup melemah dan dalam perdagangan yang sangat tipis. Investor melepas sebagian saham-saham yang sudah memiliki kinerja baik sepanjang 2009.
Pada perdagangan Kamis (31/12/2009), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) ditutup melemah 120,46 poin (1,14%) ke level 10.428,05. Indeks Standard & Poor's 500 melemah 11,32 poin (1%) ke level 1.115,10 dan Nasdaq melemah 22,13 poin (0,97%) ke level 2.269,15.
Transaksi sangat tipis hanya 679,9 juta lembar saham di New York Stock Exchange, dibawah rata-rata tahun 2008 yang mencapai 1,49 miliar. Di Nasdaq, transaksi juga hanya 1,27 miliar, di bawah rata-rata tahun lalu sebanyak 2,28 miliar.
Selama pekan terakhir perdagangan tahun 2009, indeks Dow Jones melemah 0,9%, S&P 500 juga melemah 0,4% dan Nasdaq melemah 0,7%.
Namun pada kuartal IV-2009 , indeks Dow Jones naik 7,5%, S&P 500 naik 5,5% dan Nasdaq naik 6,9%.
Dan untuk sepanjang 2009, indeks Dow Jones menguat 18,8%, S&P 500 menguat 23,5% dan Nasdaq menguat 43,9%. Ini adalah kenaikan indeks pertama sejak 2 tahun terakhir. Indeks S&P 500 pada tahun 2008 bahkan merosot hingga 38,5%.
"Ini benar-benar sebuah tahun pembalikan. Ini menunjukkan seberapa besar pemulihan sudah terjadi," ujar Charles Lieberman, chief investment officer Advisors Capital Management LLC seperti dikutip dari Reuters, Jumat (1/1/2010).
Perekonomian AS memang telah membaik, termasuk 70% dari perusahaan berhasil mengalahkan proyeksi para analis. Hal itu telah menyebabkan indeks S&P 500 menguat hingga 65% sejak penutupan terendah pada 9 Maret. Pelemahan dolar AS sepanjang 2009 juga telah memberikan dorongan ke pasar terutama terkait kinerja ekspor.
Dalam perhitungan indeks S&P, saham XL Capital tercatat memiliki kinerja terbaik dengan kenaikan hingga 395,4% sepanjang 2009. Citigroup sebaliknya menjadi saham dengan kinerja terburuk di S&P 500 setelah merosot 50,7% sepanjang 2009.
(qom/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 19:08 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:54 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
34 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
