Sri Mulyani Bangga Atas Capaian Ekonomi RI 2009
Jumat, 01/01/2010 11:53 WIB
Foto: dok depkeu
Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati merasa bangga atas capaian perekonomian Indonesia sepanjang tahun 2009. Selanjutnya tahun 2010 akan dijadikan tahun akselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Hal ini disampaikannya usai melantik Direktur Jenderal Bea dan Cukai Departemen Keuangan di Graha Sawala Kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis malam (31/12/2009).
Menurut Sri Mulyani, perekonomian Indonesia pada tahun 2009 sudah baik walaupun pada tahun itu, perekonomian dunia dalam kondisi krisis. Banyak indikator kesuksesan perekonomian yang bisa dirasakan masyarakat seperti peningkatan daya beli dan kesejahteraan masyarakat dengan penurunan angka kemiskinan yang disebabkan penurunan inflasi dan stabilitas nilai tukar yang terjaga bahkan cenderung menguat.
"Tahun 2009 bukanlah tahun yang mudah. Tapi, Alhamdullilah perekonomian bisa kita jaga dengan baik sehingga dampak yang buruk dari krisis global bisa kita minimalkan," jelasnya.
Sri Mulyani menambahkan pertumbuhan ekonomi Indonesia juga tidak mengalami dampak seburuk negara lain. Indonesia masih bisa mempertahankan berbagai aktivitas ekonomi yang sangat bermanfaat bagi masyarakat, seperti tersedianya kesempatan kerja dan pemerataan pembangunan. Padahal pada tahun 2009, Indonesia juga menghadapi Pemilu.
"Jadi momentum pada tahun 2009 sangat menantang. Namun kesulitan itu telah bisa kita atasi pada saat Republik Indonesia menghadapi Pemilu, untuk legislatif dan eksekutif, ini juga dianggap sebagai prestasi yang sangat luar biasa," ujar Sri Mulyani bangga.
Oleh karena itu, tambahnya, tahun 2010 ini diharapkan menjadi waktu yang tepat untuk mengakselerasi seluruh kegiatan masyarakat guna meningkatkan kesejahteraan rakyat. Caranya, dengan menggunakan seluruh sumber daya ekonomi beserta instrumennya, baik dengan pembangunan infrastruktur, penciptaan lapangan kerja, pemberian subsidi, perbaikan dari sisi pendapatan, maupun dari sisi kualitas pendidikan dan kesehatan.
"Harapan pada tahun 2010, janganlah prestasi yang telah kita capai itu disia-siakan, dikapitalisasi, tetapi harus dimanfaatkan agar kita tidak kehilangan momentum," tegas Sri Mulyani.
(nia/qom)
Hal ini disampaikannya usai melantik Direktur Jenderal Bea dan Cukai Departemen Keuangan di Graha Sawala Kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis malam (31/12/2009).
Menurut Sri Mulyani, perekonomian Indonesia pada tahun 2009 sudah baik walaupun pada tahun itu, perekonomian dunia dalam kondisi krisis. Banyak indikator kesuksesan perekonomian yang bisa dirasakan masyarakat seperti peningkatan daya beli dan kesejahteraan masyarakat dengan penurunan angka kemiskinan yang disebabkan penurunan inflasi dan stabilitas nilai tukar yang terjaga bahkan cenderung menguat.
"Tahun 2009 bukanlah tahun yang mudah. Tapi, Alhamdullilah perekonomian bisa kita jaga dengan baik sehingga dampak yang buruk dari krisis global bisa kita minimalkan," jelasnya.
Sri Mulyani menambahkan pertumbuhan ekonomi Indonesia juga tidak mengalami dampak seburuk negara lain. Indonesia masih bisa mempertahankan berbagai aktivitas ekonomi yang sangat bermanfaat bagi masyarakat, seperti tersedianya kesempatan kerja dan pemerataan pembangunan. Padahal pada tahun 2009, Indonesia juga menghadapi Pemilu.
"Jadi momentum pada tahun 2009 sangat menantang. Namun kesulitan itu telah bisa kita atasi pada saat Republik Indonesia menghadapi Pemilu, untuk legislatif dan eksekutif, ini juga dianggap sebagai prestasi yang sangat luar biasa," ujar Sri Mulyani bangga.
Oleh karena itu, tambahnya, tahun 2010 ini diharapkan menjadi waktu yang tepat untuk mengakselerasi seluruh kegiatan masyarakat guna meningkatkan kesejahteraan rakyat. Caranya, dengan menggunakan seluruh sumber daya ekonomi beserta instrumennya, baik dengan pembangunan infrastruktur, penciptaan lapangan kerja, pemberian subsidi, perbaikan dari sisi pendapatan, maupun dari sisi kualitas pendidikan dan kesehatan.
"Harapan pada tahun 2010, janganlah prestasi yang telah kita capai itu disia-siakan, dikapitalisasi, tetapi harus dimanfaatkan agar kita tidak kehilangan momentum," tegas Sri Mulyani.
(nia/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 17:26 WIB
Ini Dia Negara Pelanggan Sepatu Kelas Dunia Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 17:05 WIB
Wah! Sepatu Timberland dan Clarks pun Made in Sidoarjo
-
Jumat, 25/05/2012 16:57 WIB
Zona Waktu RI Disatukan, Pelajar dan Karyawan 'Bangun' Lebih Pagi
-
Jumat, 25/05/2012 16:33 WIB
PT DI Tawarkan Pesawat N219 Ke Kazakhstan
-
Jumat, 25/05/2012 16:31 WIB
Garuda Bidik Load Factor Penumpang Jakarta-Taipei 80%
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 16:27 WIB
PT DI Tawarkan Pesawat N219 Ke Kazakhstan
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 14:48 WIB
Bisnis Ini Mengubah Abu Jenazah Jadi Berlian
-
Jumat, 25/05/2012 14:46 WIB
Ini 10 Negara dengan Pasar Properti Paling 'Hot'
-
57 Komentar
-
55 Komentar
-
37 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
