APBN-P 2009 Surplus Rp 38 Triliun
Jumat, 01/01/2010 17:52 WIB
Jakarta - Penyerapan anggaran pemerintah di tahun 2009 masih di bawah target. Ditambah rendahnya realisasi defisit membuat APBN-P 2009 kembali surplus sebesar Rp 38 triliun.
Realisasi defisit pada APBN-P 2009 hanya Rp 87,2 triliun (1,6% PDB) atau lebih rendah dari perkiraan semula Rp 129,8 triliun (2,4% PDB) akibat rendahnya penyerapan anggaran pemerintah.
Demikian disampaikan oleh Kepala Biro Humas Departemen Keuangan Harry Z. Soeratin dalam siaran pers yang dikutip detikFinance, Jumat (1/12/2009).
"Kinerja APBN-P tahun 2009 jauh lebih baik, tercermin dari realisasi defisit anggaran yang mencapai Rp 87,2 triliun (1,6% PDB), yang jauh lebih rendah dari targetnya Rp 129,8 triliun (2,4% PDB). Selain itu terdapat surplus anggaran sekitar Rp 38 triliun," tuturnya.
Meski begitu, pemerintah mengklaim kinerja realisasi APBN-P tahun 2009 dapat dicapai lebih baik dari yang direncanakan dalam mendukung program-program pembangunan nasional.
Dalam realisasi APBN-P 2009, baik pendapatan maupun penerimaan negara, semuanya di bawah target yang telah ditetapkan pemerintah.
Sampai 31 Desember 2009, realisasi pendapatan dan hibah negara mencapai Rp 866,8 triliun atau 0,5% di bawah target yang telah ditetapkan.
"Realisasi belanja negara mencapai Rp 954 triliun atau 4,7% di bawah pagunya dalam APBN-P 2009," kata Harry.
Realisasi belanja pemerintah pusat sampai akhir 2009 adalah sebesar Rp 645,4 triliun atau 6,7% lebih rendah dari rencananya. Sementara realisasi transfer ke Daerah sebesar Rp308,6 triliun, tidak jauh dari targetnya yang sebesar Rp309,3 triliun.
Sepanjang 2009, pemerintah telah menarik pembiayaan anggaran sebesar Rp125,2 triliun.
(dnl/qom)
Realisasi defisit pada APBN-P 2009 hanya Rp 87,2 triliun (1,6% PDB) atau lebih rendah dari perkiraan semula Rp 129,8 triliun (2,4% PDB) akibat rendahnya penyerapan anggaran pemerintah.
Demikian disampaikan oleh Kepala Biro Humas Departemen Keuangan Harry Z. Soeratin dalam siaran pers yang dikutip detikFinance, Jumat (1/12/2009).
"Kinerja APBN-P tahun 2009 jauh lebih baik, tercermin dari realisasi defisit anggaran yang mencapai Rp 87,2 triliun (1,6% PDB), yang jauh lebih rendah dari targetnya Rp 129,8 triliun (2,4% PDB). Selain itu terdapat surplus anggaran sekitar Rp 38 triliun," tuturnya.
Meski begitu, pemerintah mengklaim kinerja realisasi APBN-P tahun 2009 dapat dicapai lebih baik dari yang direncanakan dalam mendukung program-program pembangunan nasional.
Dalam realisasi APBN-P 2009, baik pendapatan maupun penerimaan negara, semuanya di bawah target yang telah ditetapkan pemerintah.
Sampai 31 Desember 2009, realisasi pendapatan dan hibah negara mencapai Rp 866,8 triliun atau 0,5% di bawah target yang telah ditetapkan.
"Realisasi belanja negara mencapai Rp 954 triliun atau 4,7% di bawah pagunya dalam APBN-P 2009," kata Harry.
Realisasi belanja pemerintah pusat sampai akhir 2009 adalah sebesar Rp 645,4 triliun atau 6,7% lebih rendah dari rencananya. Sementara realisasi transfer ke Daerah sebesar Rp308,6 triliun, tidak jauh dari targetnya yang sebesar Rp309,3 triliun.
Sepanjang 2009, pemerintah telah menarik pembiayaan anggaran sebesar Rp125,2 triliun.
(dnl/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 19:08 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:54 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
34 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
