Pertumbuhan Ekonomi RI 2009 Capai 4,3% - 4,4%
Jumat, 01/01/2010 18:32 WIB
Jakarta - Pemerintah memperkirakan realisasi pertumbuhan ekonomi di 2009 akan mencapai 4,3-4,4%. Ekonomi Indonesia tetap tumbuh di tengah berbagai tantangan krisis global.
Demikian disampaikan oleh Kepala Biro Humas Depkeu Harry Z. Soeartin mengenai realisasi APBN-P 2009 yang dikutip detikFinance, Jumat (1/1/2010).
"Pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam tahun 2009 diperkirakan akan mencapai 4,3%-4,4%," jelasnya.
Harry mengatakan, perekonomian Indonesia sampai triwulan III-2009 telah tumbuh 4,2%. Pemerintah memprediksi pencapaian pertumbuhan di triwulan IV-2009 mencapai sekitar 5,2%. Sehingga pertumbuhan ekonomi sepanjang 2009 adalah 4,3%-4,4%.
"Di tengah tantangan krisis global, ternyata dengan berbagai upaya yang telah dilakukan Pemerintah dan Bank Indonesia, pencapaian beberapa indikator ekonomi makro nasional dalam tahun 2009 menunjukkan kinerja yang baik," tuturnya.
Selain pertumbuhan ekonomi, pemerintah memperkirakan laju inflasi berada di kisaran 3%, atau lebih rendah dari asumsi APBN-P 2009.
"Rendahnya tingkat inflasi ini merupakan pencapaian terbaik dalam 10 tahun terakhir," imbuh Harry.
Kemudian untuk suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI) 3 bulan, realisasi rata-rata sampai akhir 2009 mencapai 7,6%.
Untuk nilai tukar rupiah selama 2009 mengalami kecenderungan menguat, sehingga di akhir tahun sebesar Rp 9.403/US$, atau mencapai rata-rata Rp 10.408/US$ sepanjang tahun 2009.
"Penguatan Rupiah ini didukung oleh tingginya cadangan devisa yang mencapai US$ 65,84 miliar per November 2009," jelas Harry.
Realisasi rata-rata harga minyak mentah Indonesia (ICP) di 2009 mencapai US$ 61,5 per barel. Namun, lifting atau produksi minyak mentah rata-rata masih di bawah target. Realisasi lifting minyak hanya mencapai 952 ribu barel per hari, di bawah targetnya di APBN-P 2009 sebesar 960 ribu bph.
(dnl/qom)
Demikian disampaikan oleh Kepala Biro Humas Depkeu Harry Z. Soeartin mengenai realisasi APBN-P 2009 yang dikutip detikFinance, Jumat (1/1/2010).
"Pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam tahun 2009 diperkirakan akan mencapai 4,3%-4,4%," jelasnya.
Harry mengatakan, perekonomian Indonesia sampai triwulan III-2009 telah tumbuh 4,2%. Pemerintah memprediksi pencapaian pertumbuhan di triwulan IV-2009 mencapai sekitar 5,2%. Sehingga pertumbuhan ekonomi sepanjang 2009 adalah 4,3%-4,4%.
"Di tengah tantangan krisis global, ternyata dengan berbagai upaya yang telah dilakukan Pemerintah dan Bank Indonesia, pencapaian beberapa indikator ekonomi makro nasional dalam tahun 2009 menunjukkan kinerja yang baik," tuturnya.
Selain pertumbuhan ekonomi, pemerintah memperkirakan laju inflasi berada di kisaran 3%, atau lebih rendah dari asumsi APBN-P 2009.
"Rendahnya tingkat inflasi ini merupakan pencapaian terbaik dalam 10 tahun terakhir," imbuh Harry.
Kemudian untuk suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI) 3 bulan, realisasi rata-rata sampai akhir 2009 mencapai 7,6%.
Untuk nilai tukar rupiah selama 2009 mengalami kecenderungan menguat, sehingga di akhir tahun sebesar Rp 9.403/US$, atau mencapai rata-rata Rp 10.408/US$ sepanjang tahun 2009.
"Penguatan Rupiah ini didukung oleh tingginya cadangan devisa yang mencapai US$ 65,84 miliar per November 2009," jelas Harry.
Realisasi rata-rata harga minyak mentah Indonesia (ICP) di 2009 mencapai US$ 61,5 per barel. Namun, lifting atau produksi minyak mentah rata-rata masih di bawah target. Realisasi lifting minyak hanya mencapai 952 ribu barel per hari, di bawah targetnya di APBN-P 2009 sebesar 960 ribu bph.
(dnl/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 19:08 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:54 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
34 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
