detikfinance

Seminggu AC-FTA, Belum Ada Tanda Peningkatan Impor

Ramdhania El Hida - detikfinance
Kamis, 07/01/2010 15:45 WIB
Thomas Sugijata (Foto; Nia/detikcom)
Jakarta - Pelaksanaan Free Trade Agreement (FTA) ASEAN-China yang telah berjalan tepat seminggu ini belum memicu kenaikan impor barang masuk ke Indonesia dari negara-negara pelaksana AC-FTA.

Demikian disampaikan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Thomas Sugijata saat ditemui di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Jakarta, Kamis (7/1/2010).

"Belum ada peningkatan impor, Bea Cukai kan punya data cepat, early warning, impor-impor dari mana saja, tapi belum terlihat ada kenaikan," ungkapnya.

Untuk antisipasi pelaksanaan AC-FTA agar tidak disalahgunakan pihak-pihak yang tidak berhak, Thomas menyatakan pihak DJBC akan meningkatkan pengawasan terhadap barang masuk.

DJBC, lanjut Thomas, akan memperhatikan betul kelengkapan Model E (surat keterangan asal-SKA) sehingga bisa bisa ditentukan barang-barang mana saja yang berhak mendapat tarif sesuai ACFTA.

"Pengawasan dari dulu memang sudah dilakukan tetapi sekarang intensitasnya ditingkatkan," tegasnya.

Thomas juga menyatakan tidak akan ada penambahan personel DJBC dalam rangka pelaksanaan ACFTA. Namun yang ada, tambahnya, peningkatan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) dan kemampuan penggunaan teknologi informasi.

"Senin depan kita melakukan training dalam rangka ACFTA, supaya mereka memiliki kemampuan dalam keseragaman dalam melakukan pemeriksaan seperti autentifikasi barang dan pengecekan tanda tangan, jadi tidak perlu tambah personel karena pengawasan dilakukan secara online," jelas Thomas.



(nia/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?