detikfinance

Sambut FTA, Produk Impor China Masuk Secara Bertahap

Suhendra - detikfinance
Jumat, 08/01/2010 14:53 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Masuknya produk-produk impor China berbasis barang-barang kebutuhan konsumsi seperti tekstil, alas kaki, dan elektronik diperkirakan akan berlangsung secara bertahap. Khusus untuk produk-produk seperti tekstil akan masuk dalam skala besar pada periode bulan Mei 2010 sejalan FTA ASEAN-China.

"Produk China untuk mesin alat pertanian sudah masuk Oktober sampai Maret, kalau produk konsumer masuknya Mei," kata Deputi Menko Perekonomian Bidang Perdagangan dan Perindustrian Edy Putra Irawady saat ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat (8/1/2010).

Edy menjelaskan proses importasi barang secara mendasar memiliki pola-pola waktu importasi, selain itu realisasi impor juga akan sangat tergantung perjanjian antara importir di dalam negeri dengan eksportir di luar negeri seperti China.

"Barang itu punya karakter, tergantung kapan perilaku barang ada yang musiman, ada yang segmen," katanya.

Ia menambahkan produk-produk konsumsi seperti alas kaki, pakaian jadi, dan tekstil adalah produk semua negara yang persaingannya sangat ketat namun biasanya pola impornya tergantung permintaan. Selain itu, jenis-jenis produk seperti elektronik justru importasinya sepanjang tahun.

"Tapi dengan kita tingkatkan dengan berbahasa Indonesia (untuk petunjuk elektronik) dan standar, bisa terjadi penurunan," katanya.

Sebelumnya Dirjen Bea dan Cukai Thomas Sugijata mengatakan hingga sepekan pertama pelaksanaan perdagangan bebas FTA-ASEAN China, belum menunjukan terjadi lonjakan impor barang China yang berdasarkan tinjauan di lapangan, proses importasi berjalan secara normal seperti biasa.



(hen/dnl)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.