PP Garap Power Plant Rp 3,3 Triliun
Senin, 11/01/2010 14:53 WIB
(Ilustrasi Foto: dok detikFinance)
Jakarta - PT Pembangunan Perumahan akan ikut menggarap proyek power plant milik PT Krakatau Daya Listrik (KDL) anak usaha PT Krakatau Steel. Nilai proyek ini ditaksir sebesar Rp 3,3 triliun.
Demikian disampaikan Direktur Keuangan PT PP (Persero) Tumiyana seusai paparan publik di hotel Ritz Calton SCBD Jakarta Senin (11/1/2010).
Power plant berkapasitas 2 x 150 MW tersebut merupakan power plant milik KDL dengan kepemilikan mayoritas. Rencananya, PP juga akan memiliki 20% saham di proyek tersebut. Dengan porsi tersebut, PP akan menggelontorkan dana sebesar Rp 660 miliar (20%) dalam penggarapan proyek power plant tersebut.
Tumiyana melanjutkan, tender power plant yang berlokasi di Cilegon, Jawa Barat, itu baru saja dimenangkan perseroan, bersamaan dengan proyek konstruksi hotel di Madinah dan Kampus Penerbangan di Jeddah, Arab Saudi.
"Kami akan bangun power plant, tapi tidak usah menjadi mayoritas. Maksimal kepemilikan kami 20% dari total," jelasnya.
Akan tetapi, ia mengatakan kalau porsi 20% saham tersebut belum merupakan angka final. Perseroan masih menunggu closing financial yang baru berakhir pada April 2010.
"Kita closing financial 3 bulan mendatang. Sekitar Maret-April, tapi kira-kira 20% atau lebih. Tapi tidak mayoritas," imbuhnya.
Penetapan strategi kepemilikan minoritas, merupakan cara perseroan agar dapat mengerjakan konstruksi. "Ini berdasarkan ketentuan. Kalau kita punya mayoritas, kita kan ga berhak menjalankan proyek," ujar Direktur Utama PT PP Musyanif.
Selain KDL, perseroan berencana menggandeng satu mitra strategis lain, namun sayangnya dirinya enggan merinci lebih lanjut siapa perusahaan yang dimaksud.
Selain power plant Cilegon, perseroan juga sedang mengincar pembangunan proyek power plant lain dengan kapasitas 2 x 200 MW. Namun proses tender masih berjalan. Jika tender dimenangkan, maka proyek konstruksi akan berjalan pada tahun 2011.
"Nilai investasi untuk power plant ini sekitar Rp 4 triliun. Kita tetap akan jadi minoritas. Pendanaan akan didapat dari kombinasi kas internal dan pinjaman sindikasi perbankan. Ada sekitar 3-4 bank untuk membantu proyek infratruktur kita," imbuhnya.
Perseroan juga akan membangun proyek pembangunan ruas tol di daerah Jakarta dan luar Jakarta. Pembangunan ini dikerjakan bersama dengan BUMN lain, yaitu PT Jasa Marga Tbk (JSMR).
Pada kesempatan yang sama, Musyanif juga menerangkan bahwa belanja modal (capital expenditure/capex) pada 2010 sebesar Rp 215 miliar. Dana ini akan difokuskan untuk pendanaan power plant. Sumber capex 70% didapatkan dari pinjaman perbankan, sisanya berasal dari equity perseroan.
"Total capex kita Rp 430 miliar untuk dua tahun ke depan. Sebesar 50% dikeluarkan untuk power plant di tahun ini, sisanya di tahun depan untuk infrastruktur lainnya," paparnya.
(wep/dro)
Demikian disampaikan Direktur Keuangan PT PP (Persero) Tumiyana seusai paparan publik di hotel Ritz Calton SCBD Jakarta Senin (11/1/2010).
Power plant berkapasitas 2 x 150 MW tersebut merupakan power plant milik KDL dengan kepemilikan mayoritas. Rencananya, PP juga akan memiliki 20% saham di proyek tersebut. Dengan porsi tersebut, PP akan menggelontorkan dana sebesar Rp 660 miliar (20%) dalam penggarapan proyek power plant tersebut.
Tumiyana melanjutkan, tender power plant yang berlokasi di Cilegon, Jawa Barat, itu baru saja dimenangkan perseroan, bersamaan dengan proyek konstruksi hotel di Madinah dan Kampus Penerbangan di Jeddah, Arab Saudi.
"Kami akan bangun power plant, tapi tidak usah menjadi mayoritas. Maksimal kepemilikan kami 20% dari total," jelasnya.
Akan tetapi, ia mengatakan kalau porsi 20% saham tersebut belum merupakan angka final. Perseroan masih menunggu closing financial yang baru berakhir pada April 2010.
"Kita closing financial 3 bulan mendatang. Sekitar Maret-April, tapi kira-kira 20% atau lebih. Tapi tidak mayoritas," imbuhnya.
Penetapan strategi kepemilikan minoritas, merupakan cara perseroan agar dapat mengerjakan konstruksi. "Ini berdasarkan ketentuan. Kalau kita punya mayoritas, kita kan ga berhak menjalankan proyek," ujar Direktur Utama PT PP Musyanif.
Selain KDL, perseroan berencana menggandeng satu mitra strategis lain, namun sayangnya dirinya enggan merinci lebih lanjut siapa perusahaan yang dimaksud.
Selain power plant Cilegon, perseroan juga sedang mengincar pembangunan proyek power plant lain dengan kapasitas 2 x 200 MW. Namun proses tender masih berjalan. Jika tender dimenangkan, maka proyek konstruksi akan berjalan pada tahun 2011.
"Nilai investasi untuk power plant ini sekitar Rp 4 triliun. Kita tetap akan jadi minoritas. Pendanaan akan didapat dari kombinasi kas internal dan pinjaman sindikasi perbankan. Ada sekitar 3-4 bank untuk membantu proyek infratruktur kita," imbuhnya.
Perseroan juga akan membangun proyek pembangunan ruas tol di daerah Jakarta dan luar Jakarta. Pembangunan ini dikerjakan bersama dengan BUMN lain, yaitu PT Jasa Marga Tbk (JSMR).
Pada kesempatan yang sama, Musyanif juga menerangkan bahwa belanja modal (capital expenditure/capex) pada 2010 sebesar Rp 215 miliar. Dana ini akan difokuskan untuk pendanaan power plant. Sumber capex 70% didapatkan dari pinjaman perbankan, sisanya berasal dari equity perseroan.
"Total capex kita Rp 430 miliar untuk dua tahun ke depan. Sebesar 50% dikeluarkan untuk power plant di tahun ini, sisanya di tahun depan untuk infrastruktur lainnya," paparnya.
(wep/dro)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 17:35 WIB
Bikin Mobil Listrik, SBY Kumpulkan Menteri & Rektor di Yogya
-
Jumat, 25/05/2012 17:26 WIB
Ini Dia Negara Pelanggan Sepatu Kelas Dunia Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 17:05 WIB
Wah! Sepatu Timberland dan Clarks pun Made in Sidoarjo
-
Jumat, 25/05/2012 16:57 WIB
Zona Waktu RI Disatukan, Pelajar dan Karyawan 'Bangun' Lebih Pagi
-
Jumat, 25/05/2012 16:33 WIB
PT DI Tawarkan Pesawat N219 Ke Kazakhstan
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 16:27 WIB
PT DI Tawarkan Pesawat N219 Ke Kazakhstan
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 14:48 WIB
Bisnis Ini Mengubah Abu Jenazah Jadi Berlian
-
Jumat, 25/05/2012 14:46 WIB
Ini 10 Negara dengan Pasar Properti Paling 'Hot'
-
57 Komentar
-
55 Komentar
-
37 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
