BTN Siap Turunkan Bunga Kredit Sampai 1%
Selasa, 12/01/2010 11:26 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) siap menurunkan kembali tingkat suku bunga kreditnya. Saat ini, perseroan masih akan melakukan pengkajian penurunannya antara 50-100 basis poin.
"Biasanya kita butuh waktu sekitar 3 bulan, penurunannya bisa 50-100 basis poin," kata Direktur Utama (BTN) Iqbal Latanro di Kantor Menko Perekonomian, Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (12/1/2009).
Ia mengatakan, bank pelat merah itu sudah memangkas suku bunga kreditnya sejak Desember 2008 lalu. Saat ini, rata-rata tingkat suku bunga kredit BTN berada di level
10,5-12 persen.
Ia menambahkan, tingkat kepemilikan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) BTN mencapai lebih dari 20 persen pasca penawaran umum saham perdana atau Initial Public Offering (IPO).
Menurut Iqbal, supaya tingkat CAR BTN tidak terlalu tinggi, tahun ini BTN berencana meningkatkan tingkat penyaluran kreditnya hingga 30 persen dari tahun 2009. "Angkanya belum bisa saya sebutkan tapi kita harapkan tumbuh 30 persen dari tahun lalu," ujarnya.
Seiring dengan meningkatnya modal perseroan, emiten berkode BBTN itu tidak berencana mengusulkan penurunan setoran dividen kepada pemerintah seperti yang dilakukan bank BUMN lainnya.
"Tahun lalu dividen kita rendah karena butuh modal. Tahun ini kan sudah cukup. Tapi nanti masih akan kita bahas lagi," ujarnya.
(ang/dnl)
"Biasanya kita butuh waktu sekitar 3 bulan, penurunannya bisa 50-100 basis poin," kata Direktur Utama (BTN) Iqbal Latanro di Kantor Menko Perekonomian, Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (12/1/2009).
Ia mengatakan, bank pelat merah itu sudah memangkas suku bunga kreditnya sejak Desember 2008 lalu. Saat ini, rata-rata tingkat suku bunga kredit BTN berada di level
10,5-12 persen.
Ia menambahkan, tingkat kepemilikan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) BTN mencapai lebih dari 20 persen pasca penawaran umum saham perdana atau Initial Public Offering (IPO).
Menurut Iqbal, supaya tingkat CAR BTN tidak terlalu tinggi, tahun ini BTN berencana meningkatkan tingkat penyaluran kreditnya hingga 30 persen dari tahun 2009. "Angkanya belum bisa saya sebutkan tapi kita harapkan tumbuh 30 persen dari tahun lalu," ujarnya.
Seiring dengan meningkatnya modal perseroan, emiten berkode BBTN itu tidak berencana mengusulkan penurunan setoran dividen kepada pemerintah seperti yang dilakukan bank BUMN lainnya.
"Tahun lalu dividen kita rendah karena butuh modal. Tahun ini kan sudah cukup. Tapi nanti masih akan kita bahas lagi," ujarnya.
(ang/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 17:35 WIB
Bikin Mobil Listrik, SBY Kumpulkan Menteri & Rektor di Yogya
-
Jumat, 25/05/2012 17:26 WIB
Ini Dia Negara Pelanggan Sepatu Kelas Dunia Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 17:05 WIB
Wah! Sepatu Timberland dan Clarks pun Made in Sidoarjo
-
Jumat, 25/05/2012 16:57 WIB
Zona Waktu RI Disatukan, Pelajar dan Karyawan 'Bangun' Lebih Pagi
-
Jumat, 25/05/2012 16:33 WIB
PT DI Tawarkan Pesawat N219 Ke Kazakhstan
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 16:27 WIB
PT DI Tawarkan Pesawat N219 Ke Kazakhstan
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 14:48 WIB
Bisnis Ini Mengubah Abu Jenazah Jadi Berlian
-
Jumat, 25/05/2012 14:46 WIB
Ini 10 Negara dengan Pasar Properti Paling 'Hot'
-
57 Komentar
-
55 Komentar
-
37 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
