Kementerian ESDM Dapat Jatah Anggaran Rp 7,79 Triliun
Rabu, 13/01/2010 11:41 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Darwin Zahedy Saleh menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Kementerian ESDM tahun 2010 sebesar Rp 7,79 triliun kepada para pengelola APBN di lingkungan Kementerian ESDM.
"Anggaran Dipa kita tahun ini naik 16,3 persen dari Rp 6,7 triliun di tahun 2009 menjadi sebesar 7,79 triliun," ungkap Darwin dalam acara penyerahan DIPA Kementerian ESDM tahun 2010, di Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (13/1/2010).
Dengan telah diserahkannya Dipa tersebut, Darwin berharap agar para pengelolaan anggaran tahun 2010 dapat segera mengambil langkah-langkah antisipasi agar pelaksanaan anggaran dapat berjalan lancar dan penyerapannya bisa optimal sesuai aturan perundang-undangan.
"Saya berharap para pengelola anggaran tidak melanggar peraturan perundangan-undangan dan tidak memperkaya diri sendiri maupun orang lain," ungkap dia.
Kementerian ESDM mencatat total anggaran DIPA Kementerian ESDM tahun 2010 sebesar Rp 7.79 triliun atau sebesar 16,3 persen dibanding DIPA tahun 2009 yang sebesar Rp 6,7 triliun (belum termasuk DIPA Program Stimulus fiskal APBN 2009 sebesar Rp 500 miliar). Sementara realisasi anggaran DIPA Kementerian ESDM tahun 2009 tercatat sebesar Rp 6,7 triliun termasuk DIPA Program Stimulus fiskal APBN 2009 sebesar Rp 500 miliar atau 92 persen dari anggaran DIPA.
"Ini berarti peran Kementerian ESDM cukup besar dalam pembangunan melalui belanja pemerintah dalam rangka mendukung pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB)," ungkap dia.
Sementara itu, Sekjen Kementerian ESDM Waryono Karno menyatakan total anggaran DIPA sebesar Rp 7,79 triliun akan difokuskan untuk peningkatan infrastruktur di sektor energi seperti ketenagalistrikan, minyak dan gas bumi serta pertambangan.
"Dari total dana tersebut, Rp 2 triliun kami alokasikan untuk proyek ketenagalistrikan termasuk proyek listrik pedesaan di seantero Indonesia untuk tingkatkan rasio elektrifikasi di Indonesia," papar dia.
(epi/dnl)
"Anggaran Dipa kita tahun ini naik 16,3 persen dari Rp 6,7 triliun di tahun 2009 menjadi sebesar 7,79 triliun," ungkap Darwin dalam acara penyerahan DIPA Kementerian ESDM tahun 2010, di Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (13/1/2010).
Dengan telah diserahkannya Dipa tersebut, Darwin berharap agar para pengelolaan anggaran tahun 2010 dapat segera mengambil langkah-langkah antisipasi agar pelaksanaan anggaran dapat berjalan lancar dan penyerapannya bisa optimal sesuai aturan perundang-undangan.
"Saya berharap para pengelola anggaran tidak melanggar peraturan perundangan-undangan dan tidak memperkaya diri sendiri maupun orang lain," ungkap dia.
Kementerian ESDM mencatat total anggaran DIPA Kementerian ESDM tahun 2010 sebesar Rp 7.79 triliun atau sebesar 16,3 persen dibanding DIPA tahun 2009 yang sebesar Rp 6,7 triliun (belum termasuk DIPA Program Stimulus fiskal APBN 2009 sebesar Rp 500 miliar). Sementara realisasi anggaran DIPA Kementerian ESDM tahun 2009 tercatat sebesar Rp 6,7 triliun termasuk DIPA Program Stimulus fiskal APBN 2009 sebesar Rp 500 miliar atau 92 persen dari anggaran DIPA.
"Ini berarti peran Kementerian ESDM cukup besar dalam pembangunan melalui belanja pemerintah dalam rangka mendukung pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB)," ungkap dia.
Sementara itu, Sekjen Kementerian ESDM Waryono Karno menyatakan total anggaran DIPA sebesar Rp 7,79 triliun akan difokuskan untuk peningkatan infrastruktur di sektor energi seperti ketenagalistrikan, minyak dan gas bumi serta pertambangan.
"Dari total dana tersebut, Rp 2 triliun kami alokasikan untuk proyek ketenagalistrikan termasuk proyek listrik pedesaan di seantero Indonesia untuk tingkatkan rasio elektrifikasi di Indonesia," papar dia.
(epi/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 17:35 WIB
Bikin Mobil Listrik, SBY Kumpulkan Menteri & Rektor di Yogya
-
Jumat, 25/05/2012 17:26 WIB
Ini Dia Negara Pelanggan Sepatu Kelas Dunia Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 17:05 WIB
Wah! Sepatu Timberland dan Clarks pun Made in Sidoarjo
-
Jumat, 25/05/2012 16:57 WIB
Zona Waktu RI Disatukan, Pelajar dan Karyawan 'Bangun' Lebih Pagi
-
Jumat, 25/05/2012 16:33 WIB
PT DI Tawarkan Pesawat N219 Ke Kazakhstan
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 16:27 WIB
PT DI Tawarkan Pesawat N219 Ke Kazakhstan
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 14:48 WIB
Bisnis Ini Mengubah Abu Jenazah Jadi Berlian
-
Jumat, 25/05/2012 14:46 WIB
Ini 10 Negara dengan Pasar Properti Paling 'Hot'
-
57 Komentar
-
55 Komentar
-
37 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
