detikfinance

RI Belum Ajukan Renegosiasi AC-FTA

Nurul Qomariyah - detikfinance
Jumat, 15/01/2010 10:43 WIB
Foto: Reuters
Jakarta - Pemerintah gembar-gembor akan melakukan renegosiasi 228 pos tarif sektor industri yang akan dimodifikasi dalam kerangka perdagangan bebas atau ASEAN-China Free Trade Agreement (AC-FTA). Renegosiasi diajukan setelah para pengusaha Indonesia mengajukan keberatan karena AC-FTA dikhawatirkan bisa menggerus perusahaan lokal.

Namun nyatanya, hingga hari ini keberatan Indonesia tidak pernah disampaikan ke ASEAN. Sekjen ASEAN Surin Pitsuwan mengaku tidak pernah ada surat pengajuan renegosiasi. Namun Surin mengakui Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengirimkan surat yang mengekspresikan beberapa 'kesulitan'.

"Namun tidak ada pengajuan suatu perubahan ataupun renegosiasi," ujar Surin dalam wawancaranya dengan AFP, Jumat (15/1/2010).

Surin mengatakan, Departemen Perdagangan RI mengirimkan surat yang memberikan sejumlah detail dari situasi yang mereka hadapi di sektor swasta namun tidak ada pengajuan langsung untuk aksi selanjutnya.

Menteri Luar Negari Marty Natalegawa mengatakan, Indonesia berkomitmen untuk menghormati dan mematuhi setiap kesepakatan internasional yang telah dicapai, termasuk AC-FTA.

Ia menambahkan, Departemen Perdagangan RI telah mengajukan ke sekretariat ASEAN beberapa sektor bisnis yang menjadi perhatian dan bagaimana mereka bisa diperhatikan di dalam kerangka FTA.

"Kami ingin tahu seberapa besar kesulitan dari negara-negara anggota, tapi sejauh ini saya kira hal ini masih bisa dikelola dan yang paling penting segala sesuatunya dijaga dalam momentum," ujar Surin.

(qom/dnl)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?