detikfinance

Mendag: Negosiasi AC-FTA Seperti Perang

Suhendra - detikfinance
Rabu, 20/01/2010 20:22 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu menyatakan proses renegosiasi atau pembicaraan ulang terhadap 228 pos tarif kerangka ASEAN China Free Trade Agreement (AC-FTA) masih memerlukan jalan panjang, setidaknya diperlukan tiga tahap.

Saat ini Kementerian Perdagangan selaku negosiator baru menapaki proses awal dari tahap pertama. Mendag mengibaratkan bernegosiasi itu ibarat sedang melakukan perperangan dengan musuh.

"Negosiasi itu seperti perang," kata Mendag Mari Elka Pangestu di acara raker dengan Komisi VI, di Gedung DPR-RI, Senayan, Jakarta, Rabu (20/1/2010).

Ia menjelaskan proses negosiasi yang selama ini biasa dilakukan setidaknya dilakukan tiga tahap, termasuk pola yang akan diterapkan dalam melakukan renegosiasi AC-FTA.

Langkah pertama, adalah langkah persiapan, yaitu membicarakan dengan  pihak terkait mencari mekanisme negosiasi yang tepat. Hal ini karena dalam setiap pembicaraan ulang ada aspek kompensasi dan pembahasan internal.

Kedua adalah mencari titik pemahaman dimana kedua belah pihak mulai saling memahami yaitu dalam kondisi kondusif, maka baru akan masuk dalam tahap pembahasan.

"Yang ketiga adalah mencapai kesepakatan atau bisa deadlock ," katanya.

Ia menegaskan karena ini dalam proses, maka pihaknya tetap menjaga kondisi pra negosiasi agar tetap bisa berlangsung. Saat ini apa yang telah dilakukan oleh negosiator masih dalam tahap persiapan awal, termasuk melakukan komunikasi-komunikasi informal.

"Maka harus dijaga dengan baik, karena kalau tidak, maka tidak akan efektif apa yang dimaksud," katanya.



(hen/dnl)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?