Hidayat: 2 Tahun Lalu Sudah Ada Upaya Renegosiasi FTA
Rabu, 20/01/2010 20:31 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Menteri Perindustrian MS Hidayat mengungkapkan sejak dua tahun lalu Kementerian Perindustrian telah mengupayakan usulan terhadap renegosiasi beberapa sektor yang mengalami kesulitan dalam kerangka perdagangan bebas atau Free Trade Agreement (FTA) termasuk dengan China, namun hal itu ditolak oleh Kementerian Koordinator Ekonomi.
"Kenapa Depperin lamban? Masalah FTA sudah diinisiasi oleh Depperin sejak dua tahun lalu, bersama tarif MFN, tapi tidak disetujui," katanya dalam acara raker dengan komisi VI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (20/1/2010).
Ia menjelaskan pada waktu itu sudah ada beberapa sektor-sektor industri yang mengalami kesulitan, sehingga Kementerian Perindustrian telah mengupayakan inisiasi untuk melakukan penundaan namun akhirnya gagal.
Sehingga kata dia, jika ada tudingan pemerintah dinilai lambat merespon keluhan terhadap ketidaksiapan dunia usaha dalam menghadapi AC-FTA sepenuhnya tidak benar.
"Tapi itu masa lalu, kita jangan melihat ke belakang," katanya.
Sayangnya Hidayat tidak menjelaskan kenapa pada saat itu, usulan inisiasi Kementerian Perindustrian ditolak dan hanya terhenti sampai di situ saja.
"Mungkin Menko (yang menolak), karena saya dapat laporan dari Sekjen. Waktu itu kan saya belum di Perindustrian," katanya.
Mengenai proses renegosiasi yang masih berproses, ia mengharapkan agar negosiator melakukan fungsinya secara maksimal dan tetap fokus. Mengingat sebanyak 228 pos tarif tersebut telah disaring secara ketat, termasuk mempertimbangkan peluangnya bisa diterima.
"Saya harap negosiator tetap fokus terhadap 228 pos tarif. Sejumlah 228 pos tarif itu sudah cukup banyak dikurangi dari sebelumnya hingga 400-an, karena kasihan negosiatornya juga kalau terlalu banyak," katanya.
(hen/dnl)
"Kenapa Depperin lamban? Masalah FTA sudah diinisiasi oleh Depperin sejak dua tahun lalu, bersama tarif MFN, tapi tidak disetujui," katanya dalam acara raker dengan komisi VI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (20/1/2010).
Ia menjelaskan pada waktu itu sudah ada beberapa sektor-sektor industri yang mengalami kesulitan, sehingga Kementerian Perindustrian telah mengupayakan inisiasi untuk melakukan penundaan namun akhirnya gagal.
Sehingga kata dia, jika ada tudingan pemerintah dinilai lambat merespon keluhan terhadap ketidaksiapan dunia usaha dalam menghadapi AC-FTA sepenuhnya tidak benar.
"Tapi itu masa lalu, kita jangan melihat ke belakang," katanya.
Sayangnya Hidayat tidak menjelaskan kenapa pada saat itu, usulan inisiasi Kementerian Perindustrian ditolak dan hanya terhenti sampai di situ saja.
"Mungkin Menko (yang menolak), karena saya dapat laporan dari Sekjen. Waktu itu kan saya belum di Perindustrian," katanya.
Mengenai proses renegosiasi yang masih berproses, ia mengharapkan agar negosiator melakukan fungsinya secara maksimal dan tetap fokus. Mengingat sebanyak 228 pos tarif tersebut telah disaring secara ketat, termasuk mempertimbangkan peluangnya bisa diterima.
"Saya harap negosiator tetap fokus terhadap 228 pos tarif. Sejumlah 228 pos tarif itu sudah cukup banyak dikurangi dari sebelumnya hingga 400-an, karena kasihan negosiatornya juga kalau terlalu banyak," katanya.
(hen/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 18:01 WIB
Anggito: Solusi Terbaik, Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 17:35 WIB
Bikin Mobil Listrik, SBY Kumpulkan Menteri & Rektor di Yogya
-
Jumat, 25/05/2012 17:26 WIB
Ini Dia Negara Pelanggan Sepatu Kelas Dunia Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 17:05 WIB
Wah! Sepatu Timberland dan Clarks pun Made in Sidoarjo
-
Jumat, 25/05/2012 16:57 WIB
Zona Waktu RI Disatukan, Pelajar dan Karyawan 'Bangun' Lebih Pagi
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 16:27 WIB
PT DI Tawarkan Pesawat N219 Ke Kazakhstan
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 14:48 WIB
Bisnis Ini Mengubah Abu Jenazah Jadi Berlian
-
Jumat, 25/05/2012 14:46 WIB
Ini 10 Negara dengan Pasar Properti Paling 'Hot'
-
58 Komentar
-
55 Komentar
-
37 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
