detikfinance

Surat Utang Pemerintah Makin Dicintai Asing

Wahyu Daniel - detikfinance
Sabtu, 23/01/2010 18:35 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Surat Utang Negara (SUN) yang diterbitkan oleh pemerintah Indonesia terus jadi buruan investor asing, ini terlihat dari terus meningkatnya jumlah kepemilikan asing di SUN dan jumlahnya saat ini mencapai Rp 114,1 triliun.

Demikian data dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Depkeu yang dikutip detikFinance , Sabtu (23/1/2010).

Total dana asing di SUN sampai dengan 21 Januari 2010 mencapai Rp 114,1 triliun atau bertambah Rp 6,1 triliun dari posisinya di akhir Desember 2008 yang sebesar Rp 108 triliun.

Jumlah SUN yang diperdagangkan di pasar sampai 21 Januari 2010 adalah sebesar Rp 584,7 triliun, porsi terbesar dipegang oleh perbankan dengan jumlah sebesar Rp 252,08 triliun.

Bank Indonesia (BI) juga memegang instrumen SUN sebesar Rp 20,59 triliun. Kemudian industri reksa dana memiliki SUN sebesar Rp 45,36 triliun, industri asuransi memiliki SUN Rp 73,84 triliun, dana pensiun memegang Rp 37,22 triliun, perusahaan sekuritas Rp 480 miliar, dan lainnya Rp 41,01 triliun.



(dnl/dnl)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?