OCBC NISP Baru Targetkan Penggunaan Kartu Chip di 2011
Senin, 25/01/2010 13:04 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - PT Bank OCBC NISP Tbk baru menargetkan penerapan sistem chip pada kartu ATM mereka mulai tahun 2011. Saat ini, pengajuan penggunaan kartu chip tersebut sedang diajukan kepada manajemen.
Demikian disampaikan Corporate Communication PT Bank OCBC NISP Tbk Grace Vita Nelwan saat ditemui di Gedung Graha Niaga, Jakarta, Senin (25/1/2010).
Ia menjelaskan, demi memberi rasa aman kepada seluruh nasabah OCBC NISP, manajemen tengah mempersiapkan penggantian sistem pembaca (reader ) data nasabah di dalam ATM, dari pita magnet (magnetic type ) ke teknologi chip.
"Ini kan juga sesuai dengan anjuran BI untuk mengganti dengan chip. Tapi ini kan bertahap, butuh proses," tambah Grace.
Rencananya tahun depan, kartu ATM berbasis chip siap diperkenalkan kepada masyarakat. Saat ini, perseroan sedang menjajaki vendor yang akan bekerja sama dalam pembuatan karu chip.
"Vendor sedang dijajaki. Nanti akan ada perubahan di kartu, software juga dirubah. Termasuk reader dari tiap mesin ATM," tambahnya.
Sebagai pilot project, memang terdapat beberapa bank yang menjadi pelopor penggantian sistem reader kartu ATM. Mereka di antaranya adalah PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Permata Tbk, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk.
(wep/dnl)
Demikian disampaikan Corporate Communication PT Bank OCBC NISP Tbk Grace Vita Nelwan saat ditemui di Gedung Graha Niaga, Jakarta, Senin (25/1/2010).
Ia menjelaskan, demi memberi rasa aman kepada seluruh nasabah OCBC NISP, manajemen tengah mempersiapkan penggantian sistem pembaca (reader ) data nasabah di dalam ATM, dari pita magnet (magnetic type ) ke teknologi chip.
"Ini kan juga sesuai dengan anjuran BI untuk mengganti dengan chip. Tapi ini kan bertahap, butuh proses," tambah Grace.
Rencananya tahun depan, kartu ATM berbasis chip siap diperkenalkan kepada masyarakat. Saat ini, perseroan sedang menjajaki vendor yang akan bekerja sama dalam pembuatan karu chip.
"Vendor sedang dijajaki. Nanti akan ada perubahan di kartu, software juga dirubah. Termasuk reader dari tiap mesin ATM," tambahnya.
Sebagai pilot project, memang terdapat beberapa bank yang menjadi pelopor penggantian sistem reader kartu ATM. Mereka di antaranya adalah PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Permata Tbk, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk.
(wep/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 18:01 WIB
Anggito: Solusi Terbaik, Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 17:35 WIB
Bikin Mobil Listrik, SBY Kumpulkan Menteri & Rektor di Yogya
-
Jumat, 25/05/2012 17:26 WIB
Ini Dia Negara Pelanggan Sepatu Kelas Dunia Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 17:05 WIB
Wah! Sepatu Timberland dan Clarks pun Made in Sidoarjo
-
Jumat, 25/05/2012 16:57 WIB
Zona Waktu RI Disatukan, Pelajar dan Karyawan 'Bangun' Lebih Pagi
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 16:27 WIB
PT DI Tawarkan Pesawat N219 Ke Kazakhstan
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 14:48 WIB
Bisnis Ini Mengubah Abu Jenazah Jadi Berlian
-
Jumat, 25/05/2012 14:46 WIB
Ini 10 Negara dengan Pasar Properti Paling 'Hot'
-
58 Komentar
-
55 Komentar
-
37 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
