detikfinance

Rating Naik, Pemerintah Berharap Dapat Utang Murah

Wahyu Daniel - detikfinance
Senin, 25/01/2010 19:54 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Peringkat utang luar negeri pemerintah Indonesia dinaikkan oleh lembaga rating Fitch dari 'BB' ke 'BB+'. Pemerintah berharap dengan peringkat yang naik ini maka Indonesia akan mendapatkan utang dengan biaya yang lebih murah.

Demikian disampaikan oleh Dirjen Pengelolaan Utang Rahmat Waluyanto kepada detikFinance , Senin (25/1/2010).

"Dengan adanya upgrade (kenaikan peringkat), diharapkan 'cost of borrowing ' (biaya utang) bisa lebih efisien," ujarnya.

Rahmat mengatakan, dengan kenaikan peringkat ini maka Indonesia tinggal selangkah lagi menjadi investment grade . "Kenaikan rating ini juga bisa dianggap sebagai pengakuan dunia terhadap kinerja otoritas fiskal dan moneter dalam pengelolaan APBN, termasuk pengelolaan utang, dan stabilitas moneter," jelas Rahmat.

Kenaikan peringkat ini, dikatakan Rahmat, merupakan penghargaan bagi Indonesia karena bisa melewati krisis ekonomi global di 2008 dan 2009 dengan sangat baik yang dilihat dari momentum pertumbuhan dan stabilitas ekonomi serta keuangan yang tetap terjaga.

Sementara itu, Deputi Gubernur Bank Indonesia Hartadi A. Sarwono menambahkan, kenaikan peringkat ini merupakan refleksi dari resiliensi perekonomian Indonesia menghadapi gejolak eksternal.

"Neraca pembayaran kita yang cenderung surplus baik di neraca pembayaran maupun neraca modal sehingga cadangan devisa terus meningkat. Demikian pula defisit APBN dan pembiayaan yang cukup sehat khususnya bila dibandingkan negara-negara lain satu peer group," urai Hartadi.



(dnl/dnl)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?