detikfinance

Minta Bantuan Kemenlu, Adhi Karya Siapkan Opsi Arbitrase

Whery Enggo Prayogi - detikfinance
Rabu, 27/01/2010 18:30 WIB
Jakarta - Penyelesaian masalah perpanjangan proyek PT Adhi Karya Tbk (ADHI) bersama Shangri-La di Qatar mendapat bantuan dari Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI. Jika penyelesaian tidak menemui kesepakatan, perseroan siap lakukan arbitrase.

Hal ini disampaikan Direktur Utama PT Adhi Karya Tbk. Bambang Triwibowo seusai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di kantornya, Jalan Raya Pasar Minggu, Jakarta, Rabu (27/1/2010).

"Sekarang kita sedang berhubungan dalam pengadilan ataupun Immacable . Misal Immacable tidak tercapai, kami akan lakukan arbitrase," jelasnya.

Ditambahkan Bambang, penyelesaian perselisihan perseroan dengan Al-Habtoor Engineering LLC, masih disenergikan melalui mediasi bersama Alwi Sihab. Perseroan juga telah menunjuk kantor pengacara OC. Kaligis, dan James Brisstoy untuk melakukan mengurusan legal opinion .

Perseroan juga sedang melakukan perundingan, bersama Kemenlu. "Negara lain saja, kalau ada masalah Kemenlu juga terlibat," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, akibat perselisihan ini perseroan menelan kerugian sekitar Rp 234,14 miliar. Nilai ini berupa total piutang yang ada diperseroan.

Sedangkan biaya yang belum tertagih atas proyek Shangri-La senilai Rp 40,24 miliar, dimana Al Habtoor bertindak sebagai kontraktor utama dalam proyek tersebut. Pada perkembangannya, Al Habtoor juga telah mencairkan garansi proyek US$ 7,1 juta yang disediakan perusahaan.

Perusahaan Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) juga secara resmi telah menarik status creditwatch dengan implikasi negatif ADHI dan menggantinya dengan Outlook Negatif.


(wep/ang)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?