detikfinance

Tunggakan Pajak BUMN Capai Rp 7,6 Triliun

Herdaru Purnomo - detikfinance
Kamis, 28/01/2010 12:16 WIB
Jakarta - Dirjen Pajak tetap teguh berpendapat jumlah tunggakan utang pajak BUMN sampai dengan akhir 2009 mencapai Rp 7,6 triliun. Saat ini pihak Ditjen Pajak terus berusaha menagih tunggakan pajak tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Dirjen Pajak M. Tjiptardjo dalam rapat dengan Komisi XI DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (28/1/2010).

"Saldo tahun 2009 utang pajak BUMN Rp 8,1 triliun, lalu penambahan utang baru di 2009 sesuai SKP (Surat Keterangan Pajak) Rp 2,3 triliun. Pencairan (pembayaran) pada 2009 sebesar Rp 2,8 triliun. Jadi saldonya Rp 7,6 triliun itu utang BUMN," paparnya.

Tjiptardjo mengatakan, dalam penagihan tunggakan pajak BUMN ini pihaknya bekerjasama dengan Menteri Keuangan dan Menteri BUMN. Pasalnya, penagihan tunggakan pajak untuk BUMN tidak seperti menagih pajak dari wajib pajak biasa.

"Ada yang pajaknya tidak bisa ditagih karena BUMN-nya sudah mati," katanya.

Sebelumnya pihak Kementerian BUMN mencatat kelebihan pembayaran pajak senilai Rp 9,82 triliun . Angka sebesar itu merupakan selisih dari total pembayaran pajak yang disetorkan perusahaan pelat merah setelah dikurangi kewajiban pajak yang belum selesai.

(dnl/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?