Rupiah-IHSG Dibuka Masih Lemas
Senin, 01/02/2010 09:40 WIB
Jakarta - Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan awal pekan ini dengan penuh kelesuan. Melemahnya bursa-bursa regional membuat investor memilih untuk wait and see.
Pada perdagangan Senin (1/2/2010), IHSG dibuka langsung turun 11,307 poin (0,43%) ke level 2.599,489. IHSG selanjutnya melemah hingga 20,22 poin (0,77%) ke level 2.590,572.
Sementara nilai tukar rupiah juga melemah tipis ke level 9.375 per dolar AS, dibandingkan penutupan akhir pekan lalu di level 9.365 per dolar AS.
Penurunan IHSG terutama dipicu oleh anjloknya saham Astra International (ASII) hingga Rp 1.000 menjadi Rp 34.950. Saham-saham perbankan juga mengalami koreksi seperti Bank Mandiri turun Rp 25 menjadi Rp 4.650, BCA (BBCA) turun Rp 75 menjadi Rp 4.925, BRi (BBRI) turun Rp 100 menjadi Rp 7.550.
Bursa-bursa regional juga mengawali perdagangan hari ini di teritori negatif. Indeks Nikkei-225 menutup sesi pagi dengan penurunan 39,29 poin (0,39%) ke level 10.158,75. Indeks Hang Seng dibuka melemah 138,55 poin (0,69%) ke level 19.983,44.
"Hari ini kami perkirakan IHSG mixed pada kisaran 2576 – 2632 dengan pertimbangan : tiga dari empat indikator teknikal bergerak turun, muncul candle Hanging Man dan penurunan IHSG kemarin di ikuti dengan penurunan volume," demikian analisis dari Sucorinvest.
(qom/qom)
Pada perdagangan Senin (1/2/2010), IHSG dibuka langsung turun 11,307 poin (0,43%) ke level 2.599,489. IHSG selanjutnya melemah hingga 20,22 poin (0,77%) ke level 2.590,572.
Sementara nilai tukar rupiah juga melemah tipis ke level 9.375 per dolar AS, dibandingkan penutupan akhir pekan lalu di level 9.365 per dolar AS.
Penurunan IHSG terutama dipicu oleh anjloknya saham Astra International (ASII) hingga Rp 1.000 menjadi Rp 34.950. Saham-saham perbankan juga mengalami koreksi seperti Bank Mandiri turun Rp 25 menjadi Rp 4.650, BCA (BBCA) turun Rp 75 menjadi Rp 4.925, BRi (BBRI) turun Rp 100 menjadi Rp 7.550.
Bursa-bursa regional juga mengawali perdagangan hari ini di teritori negatif. Indeks Nikkei-225 menutup sesi pagi dengan penurunan 39,29 poin (0,39%) ke level 10.158,75. Indeks Hang Seng dibuka melemah 138,55 poin (0,69%) ke level 19.983,44.
"Hari ini kami perkirakan IHSG mixed pada kisaran 2576 – 2632 dengan pertimbangan : tiga dari empat indikator teknikal bergerak turun, muncul candle Hanging Man dan penurunan IHSG kemarin di ikuti dengan penurunan volume," demikian analisis dari Sucorinvest.
(qom/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 18:01 WIB
Anggito: Solusi Terbaik, Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 17:35 WIB
Bikin Mobil Listrik, SBY Kumpulkan Menteri & Rektor di Yogya
-
Jumat, 25/05/2012 17:26 WIB
Ini Dia Negara Pelanggan Sepatu Kelas Dunia Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 17:05 WIB
Wah! Sepatu Timberland dan Clarks pun Made in Sidoarjo
-
Jumat, 25/05/2012 16:57 WIB
Zona Waktu RI Disatukan, Pelajar dan Karyawan 'Bangun' Lebih Pagi
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 17:53 WIB
Anggito: Solusi Terbaik, Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 16:57 WIB
Zona Waktu RI Disatukan, Pelajar dan Karyawan 'Bangun' Lebih Pagi
-
Jumat, 25/05/2012 16:27 WIB
PT DI Tawarkan Pesawat N219 Ke Kazakhstan
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
59 Komentar
-
55 Komentar
-
37 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
