Sri Mulyani: Ekspor RI Tak Seburuk Bayangan
Selasa, 02/02/2010 15:58 WIB
Foto: dok depkeu
Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani melihat terdapat indikasi pemulihan di sektor ekspor Indonesia. Bahkan berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, angka ekspor tahun 2009 tidak seburuk prediksi pemerintah sebelumnya.
"Kalau ekspor itu, kita melihat ada indikasi pemulihan dan sebetulnya apa yang disampaikan BPS menggambarkan situasi yang tidak seburuk saat kita bayangkan 2009. Dulu pun diprediksi sedalam 25%," ujar Sri Mulyani usai Rapat Paripurna DPR RI, Jakarta, Selasa (2/2/2010).
Berdasarkan data dari BPS, ekspor Indonesia sepanjang tahun 2009 menurun 14,98% dibandingkan ekspor 2008. Secara kumulatif nilai ekspor Indonesia Januari-Desember 2009 mencapai US$ 116,49 miliar atau menurun 14,98% dibanding periode yang sama tahun 2008, sementara ekspor nonmigas mencapai US$97,47 miliar atau menurun 9,66%.
Sri Mulyani menambahkan ekspor Indonesia selama 2009 diperkuat dengan tingginya ekspor bahan baku atau raw material seperti CPO dan batubara sehingga mampu memberikan kontribusi positif ke perekonomian Indonesia. Sehingga kenaikan ekspor bahan baku ini tidak langsung berimplikasi pada tingginya impor.
Akibatnya, lanjut Sri Mulyani, hal ini mampu memberikan surplus terhadap neraca perdagangan 2009. Keadaan ini menurut Sri Mulyani akan memberikan fondasi stabilisasi ke depan.
"Ini memberikan surplus ke neraca perdagangan 2009 Desember itu sangat tinggi. Ini akan memperkuat neraca pembayaran," ujarnya.
Namun, Sri Mulyani melihat pemerintah harus memperkuat ekspor dengan diversifikasi karena ekspor Indonesia tergantung dengan bahan baku.
"Karena tergantung dengan raw material kita juga tergantung harganya. Oleh karena itu kita perlu memperkuat ekonomi dengan diversifikasi," ujar Sri Mulyani.
(nia/qom)
"Kalau ekspor itu, kita melihat ada indikasi pemulihan dan sebetulnya apa yang disampaikan BPS menggambarkan situasi yang tidak seburuk saat kita bayangkan 2009. Dulu pun diprediksi sedalam 25%," ujar Sri Mulyani usai Rapat Paripurna DPR RI, Jakarta, Selasa (2/2/2010).
Berdasarkan data dari BPS, ekspor Indonesia sepanjang tahun 2009 menurun 14,98% dibandingkan ekspor 2008. Secara kumulatif nilai ekspor Indonesia Januari-Desember 2009 mencapai US$ 116,49 miliar atau menurun 14,98% dibanding periode yang sama tahun 2008, sementara ekspor nonmigas mencapai US$97,47 miliar atau menurun 9,66%.
Sri Mulyani menambahkan ekspor Indonesia selama 2009 diperkuat dengan tingginya ekspor bahan baku atau raw material seperti CPO dan batubara sehingga mampu memberikan kontribusi positif ke perekonomian Indonesia. Sehingga kenaikan ekspor bahan baku ini tidak langsung berimplikasi pada tingginya impor.
Akibatnya, lanjut Sri Mulyani, hal ini mampu memberikan surplus terhadap neraca perdagangan 2009. Keadaan ini menurut Sri Mulyani akan memberikan fondasi stabilisasi ke depan.
"Ini memberikan surplus ke neraca perdagangan 2009 Desember itu sangat tinggi. Ini akan memperkuat neraca pembayaran," ujarnya.
Namun, Sri Mulyani melihat pemerintah harus memperkuat ekspor dengan diversifikasi karena ekspor Indonesia tergantung dengan bahan baku.
"Karena tergantung dengan raw material kita juga tergantung harganya. Oleh karena itu kita perlu memperkuat ekonomi dengan diversifikasi," ujar Sri Mulyani.
(nia/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 18:49 WIB
Satu Zona Waktu, Penerimaan Negara dari Pajak Bakal Bertambah
-
Jumat, 25/05/2012 18:01 WIB
Anggito: Solusi Terbaik, Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 17:35 WIB
Bikin Mobil Listrik, SBY Kumpulkan Menteri & Rektor di Yogya
-
Jumat, 25/05/2012 17:26 WIB
Ini Dia Negara Pelanggan Sepatu Kelas Dunia Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 17:05 WIB
Wah! Sepatu Timberland dan Clarks pun Made in Sidoarjo
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 17:53 WIB
Anggito: Solusi Terbaik, Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 16:57 WIB
Zona Waktu RI Disatukan, Pelajar dan Karyawan 'Bangun' Lebih Pagi
-
Jumat, 25/05/2012 16:27 WIB
PT DI Tawarkan Pesawat N219 Ke Kazakhstan
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
59 Komentar
-
55 Komentar
-
37 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
