Pemerintah Selesaikan Backlog Dana Talangan Rp 2,56 Triliun
Selasa, 02/02/2010 16:42 WIB
Jakarta - Pemerintah menyatakan ada permasalahan backlog atau sisa dana talangan hingga tahun 2008 yang belum mendapatkan penggantian dari pemberi pinjaman dan hibah luar negeri (PPHLN). Nilai backlog tersebut adalah sebesar Rp 2,56 triliun.
Menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani, sebenarnya jumlah backlog yang membebani pemerintah adalah Rp 3,73 triliun yang semuanya belum dapat teridentifikasi apakah dapat ditagih kepada pemberi pinjaman. Dari jumlah itu Rp 2,56 triliun sudah tidak mungkin digantikan oleh pihak pemberi PHLN.
"Pemerintah mengidentifikasi dan melakukan pemetaan terhadap 257 PHLN yang membebani dana talangan pemerintah dan belum mendapat pengantian dari pihak PPHLN," ujar Sri Mulyani dalam rapat Paripurna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (2/2/2010).
Karena itu DPR dalam hal ini Fraksi PKS meminta pemerintah untuk dapat menarik dana yang sudah ditalangi oleh pemerintah kepada PPHLN. Sri Mulyani mengatakan pemerintah tengah mengupayakan pengembalian lewat Tim Koordinasi Penanganan Backlog .
Tim ini telah melakukan pemetaan terhadap 257 PHLN yang meliputi IBRD, ADB, JICA/JBIC/OECF, IFAD, USAID, ITTO, Australia, Uni Eropa, JEXIM, IDB, dan IDA yang telah membebani dana talangan pemerintah dengan total nilai yang belum mendapatkan pengantian dari pihak PPHLN sebesar Rp 4,38 triliun.
Dari data Departemen Keuangan, penggunaan dana talangan pemerintah sejak 1999 sampai 31 Desember 2008 sebesar Rp 21,79 triliun.
Penggunaan dana talangan pemerintah untuk PHLN yang berstatus on going sampai 31 Desember 2008 sebesar Rp4,99 triliun, sedangkan penggantian dana talangan pemerintah dari pihak PPHLN sampai 31 Desember 2008 sebesar Rp3,16 triliun.
(nia/dnl)
Menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani, sebenarnya jumlah backlog yang membebani pemerintah adalah Rp 3,73 triliun yang semuanya belum dapat teridentifikasi apakah dapat ditagih kepada pemberi pinjaman. Dari jumlah itu Rp 2,56 triliun sudah tidak mungkin digantikan oleh pihak pemberi PHLN.
"Pemerintah mengidentifikasi dan melakukan pemetaan terhadap 257 PHLN yang membebani dana talangan pemerintah dan belum mendapat pengantian dari pihak PPHLN," ujar Sri Mulyani dalam rapat Paripurna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (2/2/2010).
Karena itu DPR dalam hal ini Fraksi PKS meminta pemerintah untuk dapat menarik dana yang sudah ditalangi oleh pemerintah kepada PPHLN. Sri Mulyani mengatakan pemerintah tengah mengupayakan pengembalian lewat Tim Koordinasi Penanganan Backlog .
Tim ini telah melakukan pemetaan terhadap 257 PHLN yang meliputi IBRD, ADB, JICA/JBIC/OECF, IFAD, USAID, ITTO, Australia, Uni Eropa, JEXIM, IDB, dan IDA yang telah membebani dana talangan pemerintah dengan total nilai yang belum mendapatkan pengantian dari pihak PPHLN sebesar Rp 4,38 triliun.
Dari data Departemen Keuangan, penggunaan dana talangan pemerintah sejak 1999 sampai 31 Desember 2008 sebesar Rp 21,79 triliun.
Penggunaan dana talangan pemerintah untuk PHLN yang berstatus on going sampai 31 Desember 2008 sebesar Rp4,99 triliun, sedangkan penggantian dana talangan pemerintah dari pihak PPHLN sampai 31 Desember 2008 sebesar Rp3,16 triliun.
(nia/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 18:49 WIB
Satu Zona Waktu, Penerimaan Negara dari Pajak Bakal Bertambah
-
Jumat, 25/05/2012 18:01 WIB
Anggito: Solusi Terbaik, Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 17:35 WIB
Bikin Mobil Listrik, SBY Kumpulkan Menteri & Rektor di Yogya
-
Jumat, 25/05/2012 17:26 WIB
Ini Dia Negara Pelanggan Sepatu Kelas Dunia Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 17:05 WIB
Wah! Sepatu Timberland dan Clarks pun Made in Sidoarjo
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 17:53 WIB
Anggito: Solusi Terbaik, Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 16:57 WIB
Zona Waktu RI Disatukan, Pelajar dan Karyawan 'Bangun' Lebih Pagi
-
Jumat, 25/05/2012 16:27 WIB
PT DI Tawarkan Pesawat N219 Ke Kazakhstan
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
59 Komentar
-
55 Komentar
-
37 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
