Kegiatan Bank Asing di Sektor Riil Harus Dibatasi
Rabu, 03/02/2010 11:27 WIB
Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) usulkan pembatasan operasional bank-bank asing di Indonesia. Ini dilakukan sebagai upaya agar perbankan nasional lebih banyak berperan pada pembiayaan sektor riil.
Demikian dikatakan Direktur BRI Bambang Supeno dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VI, di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (03/02/2010).
"Kita memberikan usulan agar pihak perbankan nasional dapat meningkatkan peranannya kepada industri sektor riil maka harus dilakukan pembatasan operasional bank-bank asing," jelas Bambang.
Pemerintah sendiri mengharapkan pada tahun 2010 ini sektor Perbankan lebih berperan aktif pada sektor riil. Hal tersebut dimaksudkan untuk membantu mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 5,5% di tahun ini.
Selain itu Bambang mengatakan pemerintah juga harus dapat menciptakan iklim usaha yang sehat, kondusif, dan meningkatkan stabilitas keamanan di antara industri perbankan.
"Pemerintah juga harus mendorong sinergi antara bank-bank BUMN, bukan bersaing," tegasnya.
Usulan BRI kepada pemerintah yakni harus segera mempercepat pembangunan di bidang infrastruktur, transportasi, energi, dan komunikasi.
"Tidak lupa pengembangan komuditas unggulan seperti tebu, karet, sawit, kakao, dan beras. Hal itu untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional," tambahnya.
(dru/dnl)
Demikian dikatakan Direktur BRI Bambang Supeno dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VI, di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (03/02/2010).
"Kita memberikan usulan agar pihak perbankan nasional dapat meningkatkan peranannya kepada industri sektor riil maka harus dilakukan pembatasan operasional bank-bank asing," jelas Bambang.
Pemerintah sendiri mengharapkan pada tahun 2010 ini sektor Perbankan lebih berperan aktif pada sektor riil. Hal tersebut dimaksudkan untuk membantu mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 5,5% di tahun ini.
Selain itu Bambang mengatakan pemerintah juga harus dapat menciptakan iklim usaha yang sehat, kondusif, dan meningkatkan stabilitas keamanan di antara industri perbankan.
"Pemerintah juga harus mendorong sinergi antara bank-bank BUMN, bukan bersaing," tegasnya.
Usulan BRI kepada pemerintah yakni harus segera mempercepat pembangunan di bidang infrastruktur, transportasi, energi, dan komunikasi.
"Tidak lupa pengembangan komuditas unggulan seperti tebu, karet, sawit, kakao, dan beras. Hal itu untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional," tambahnya.
(dru/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 18:49 WIB
Satu Zona Waktu, Penerimaan Negara dari Pajak Bakal Bertambah
-
Jumat, 25/05/2012 18:01 WIB
Anggito: Solusi Terbaik, Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 17:35 WIB
Bikin Mobil Listrik, SBY Kumpulkan Menteri & Rektor di Yogya
-
Jumat, 25/05/2012 17:26 WIB
Ini Dia Negara Pelanggan Sepatu Kelas Dunia Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 17:05 WIB
Wah! Sepatu Timberland dan Clarks pun Made in Sidoarjo
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 17:53 WIB
Anggito: Solusi Terbaik, Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 16:57 WIB
Zona Waktu RI Disatukan, Pelajar dan Karyawan 'Bangun' Lebih Pagi
-
Jumat, 25/05/2012 16:27 WIB
PT DI Tawarkan Pesawat N219 Ke Kazakhstan
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
59 Komentar
-
55 Komentar
-
37 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
