Medco Terbitkan MTN US$ 50 Juta
Kamis, 04/02/2010 09:15 WIB
(foto: dok detikFinance)
Jakarta - PT Medco Energi International Tbk (MEDC) meraih pendanaan sebesar US$ 50 juta melalui penerbitan medium term notes (MTN) pada 2 Februari 2010. PT Bahana Seceurities bertindak sebagai arranger transaksi ini.
"Penerbitan instrumen piutang ini merupakan bagian dari strategi perseroan dalam memenuhi kebutuhan pendanaan di tahun 2010," ujar Direktur Keuangan MEDC, Cyril Noerhadi dalam keterangannya, Kamis (4/2/2010).
Untuk penerbitan MTN sebesar US$ 50 juta ini, perseroan menunjuk PT Bahana Securities sebagai arranger transaksi. Bahana secara khusus menawarkan MTN ini kepada beberapa investor institusi. Sayangnya ia tidak menyebutkan pihak-pihak tersebut.
"Dana penyelesaian dilaksanakan dalam 2 tahap, yaitu pada 23 Desember 2009 sebesar US$ 28 juta dan 3 Februari 2010 US$ 22 juta," ujarnya.
Untuk MTN seri A senilai US$ 28 juta ditetapkan berjangka waktu 2 tahun dengan kupon bunga 7,25%. Untuk MTN seri B senilai US$ 22 juta berjangka waktu 3 tahun dengan kupon bunga sebesar 8%.
"Pefindo (Pemeringkat Efek Indonesia) telah memberikan nilai MTN idAA-," jelas Noerhadi.
Sebagian dana hasil penerbitan MTN ini akan dialokasikan untuk menyelesaikan kewajiban utang perseroan dan sisanya untuk mendukung modal kerja.
(dro/dro)
"Penerbitan instrumen piutang ini merupakan bagian dari strategi perseroan dalam memenuhi kebutuhan pendanaan di tahun 2010," ujar Direktur Keuangan MEDC, Cyril Noerhadi dalam keterangannya, Kamis (4/2/2010).
Untuk penerbitan MTN sebesar US$ 50 juta ini, perseroan menunjuk PT Bahana Securities sebagai arranger transaksi. Bahana secara khusus menawarkan MTN ini kepada beberapa investor institusi. Sayangnya ia tidak menyebutkan pihak-pihak tersebut.
"Dana penyelesaian dilaksanakan dalam 2 tahap, yaitu pada 23 Desember 2009 sebesar US$ 28 juta dan 3 Februari 2010 US$ 22 juta," ujarnya.
Untuk MTN seri A senilai US$ 28 juta ditetapkan berjangka waktu 2 tahun dengan kupon bunga 7,25%. Untuk MTN seri B senilai US$ 22 juta berjangka waktu 3 tahun dengan kupon bunga sebesar 8%.
"Pefindo (Pemeringkat Efek Indonesia) telah memberikan nilai MTN idAA-," jelas Noerhadi.
Sebagian dana hasil penerbitan MTN ini akan dialokasikan untuk menyelesaikan kewajiban utang perseroan dan sisanya untuk mendukung modal kerja.
(dro/dro)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 18:57 WIB
Pemerintah Dapat Bonus Tandatangan Rp 141 Miliar Dari Proyek Migas
-
Jumat, 25/05/2012 18:49 WIB
Satu Zona Waktu, Penerimaan Negara dari Pajak Bakal Bertambah
-
Jumat, 25/05/2012 18:01 WIB
Anggito: Solusi Terbaik, Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 17:35 WIB
Bikin Mobil Listrik, SBY Kumpulkan Menteri & Rektor di Yogya
-
Jumat, 25/05/2012 17:26 WIB
Ini Dia Negara Pelanggan Sepatu Kelas Dunia Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 17:53 WIB
Anggito: Solusi Terbaik, Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 16:57 WIB
Zona Waktu RI Disatukan, Pelajar dan Karyawan 'Bangun' Lebih Pagi
-
Jumat, 25/05/2012 16:27 WIB
PT DI Tawarkan Pesawat N219 Ke Kazakhstan
-
Jumat, 25/05/2012 18:49 WIB
Satu Zona Waktu, Penerimaan Negara dari Pajak Bakal Bertambah
-
59 Komentar
-
55 Komentar
-
37 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
