Laba BUMN PISET Tembus Rp 42,67 Triliun di 2009
Senin, 08/02/2010 13:28 WIB
Foto: Angga/detikFinance
Jakarta - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memperkirakan laba bersih BUMN bidang usaha Pertambangan, Industri Strategis, Energi dan Telekomunikasi (PISET) pada tahun 2009 mencapai Rp 42,67 triliun atau naik 16,52 persen dibandingkan realisasi laba bersih tahun 2008 sekitar Rp 36,6 triliun.
Hal tersebut berdasarkan jawaban tertulis Deputi Kementerian BUMN Bidang Usaha PISET, Sahala Lumban Gaol dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR yang dikutip detikFinance, Senin (8/2/2010).
Berdasarkan data tersebut, dari 25 BUMN yang bergerak di bidang PISET, PT Pertamina (Persero) tetap memberi kontribusi terbesar yaitu mencapai Rp 15,389 triliun, diikuti PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) sebesar Rp 9,3 triliun dan di posisi ketiga ditempati oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) senilai Rp 6,01 triliun.
Sementara, untuk yang sudah menjadi perusahaan terbuka seperti PT Aneka Tambang (Antam) Tbk tercatat memiliki laba bersih sebesar Rp 371 miliar, PT Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) Tbk senilai Rp 2,8 triliun, PT Timah dalam prognosa tersebut diperkirakan mencapai laba bersih Rp 268,5 miliar, PT Semen Gresik Tbk senilai Rp 3,3 triliun dan PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk sebesar Rp 4,4 triliun.
Adapun total pendapatan BUMN yang bergerak di bidang PISET (belum termasuk PGN) tercatat mencapai Rp 599,95 triliun, dengan Pertamina memperoleh pendapatan terbesar senilai RP 343,8 triliun, PLN sebesar Rp 146,23 trililun dan PT Telkom sebesar Rp 47,1 triliun. BUMN besar lainnya yaitu Antam mencatat pendapatan sebesar Rp 8,264 triliun, PTBA senilai Rp 8,94 triliun, Timah senilai Rp 7,61 triliun, Semen Gresik sekitar Rp 14,29 triliun.
Total belanja modal (Capital Expenditure/Capex) BUMN bidang usaha PISET sepanjang 2009 diperkirakan mencapai 98,73 triliun, dimana PLN menelan anggaran terbesar yaitu Rp 58,72 triliun, diikuti Pertamina sebesar Rp 22,362 triliun dan Telkom sekitar Rp 12,82 triliun.
Sementara untuk belanja operasional (Opex) 2009, BUMN bidang usaha PISET mencapai Rp 226,72 triliun, dimana Pertamina menghabiskan anggaran terbesar Rp 313,668 triliun, diikuti PLN sebesar Rp 137,63 triliun, disusul oleh Telkom senilai Rp 27,2 triliun.
(epi/ang)
Hal tersebut berdasarkan jawaban tertulis Deputi Kementerian BUMN Bidang Usaha PISET, Sahala Lumban Gaol dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR yang dikutip detikFinance, Senin (8/2/2010).
Berdasarkan data tersebut, dari 25 BUMN yang bergerak di bidang PISET, PT Pertamina (Persero) tetap memberi kontribusi terbesar yaitu mencapai Rp 15,389 triliun, diikuti PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) sebesar Rp 9,3 triliun dan di posisi ketiga ditempati oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) senilai Rp 6,01 triliun.
Sementara, untuk yang sudah menjadi perusahaan terbuka seperti PT Aneka Tambang (Antam) Tbk tercatat memiliki laba bersih sebesar Rp 371 miliar, PT Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) Tbk senilai Rp 2,8 triliun, PT Timah dalam prognosa tersebut diperkirakan mencapai laba bersih Rp 268,5 miliar, PT Semen Gresik Tbk senilai Rp 3,3 triliun dan PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk sebesar Rp 4,4 triliun.
Adapun total pendapatan BUMN yang bergerak di bidang PISET (belum termasuk PGN) tercatat mencapai Rp 599,95 triliun, dengan Pertamina memperoleh pendapatan terbesar senilai RP 343,8 triliun, PLN sebesar Rp 146,23 trililun dan PT Telkom sebesar Rp 47,1 triliun. BUMN besar lainnya yaitu Antam mencatat pendapatan sebesar Rp 8,264 triliun, PTBA senilai Rp 8,94 triliun, Timah senilai Rp 7,61 triliun, Semen Gresik sekitar Rp 14,29 triliun.
Total belanja modal (Capital Expenditure/Capex) BUMN bidang usaha PISET sepanjang 2009 diperkirakan mencapai 98,73 triliun, dimana PLN menelan anggaran terbesar yaitu Rp 58,72 triliun, diikuti Pertamina sebesar Rp 22,362 triliun dan Telkom sekitar Rp 12,82 triliun.
Sementara untuk belanja operasional (Opex) 2009, BUMN bidang usaha PISET mencapai Rp 226,72 triliun, dimana Pertamina menghabiskan anggaran terbesar Rp 313,668 triliun, diikuti PLN sebesar Rp 137,63 triliun, disusul oleh Telkom senilai Rp 27,2 triliun.
(epi/ang)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 19:32 WIB
Penyatuan Zona Waktu Pernah Terjadi di Zaman Jepang
-
Jumat, 25/05/2012 18:57 WIB
Pemerintah Dapat Bonus Tandatangan Rp 141 Miliar Dari Proyek Migas
-
Jumat, 25/05/2012 18:49 WIB
Satu Zona Waktu, Penerimaan Negara dari Pajak Bakal Bertambah
-
Jumat, 25/05/2012 18:01 WIB
Anggito: Solusi Terbaik, Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 17:35 WIB
Bikin Mobil Listrik, SBY Kumpulkan Menteri & Rektor di Yogya
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 17:53 WIB
Anggito: Solusi Terbaik, Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 16:57 WIB
Zona Waktu RI Disatukan, Pelajar dan Karyawan 'Bangun' Lebih Pagi
-
Jumat, 25/05/2012 16:27 WIB
PT DI Tawarkan Pesawat N219 Ke Kazakhstan
-
Jumat, 25/05/2012 17:05 WIB
Wah! Sepatu Timberland dan Clarks pun Made in Sidoarjo
-
60 Komentar
-
55 Komentar
-
37 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
