Kementerian BUMN Usul 535 Pos Tarif AC-FTA Direnegosiasi
Senin, 08/02/2010 14:22 WIB
Foto:Reuters
Jakarta - Renegosiasi 228 pos tarif dalam kerangka pelaksanaan ASEAN-China Free Trade Agreement (AC-FTA) belum juga ada kabarnya. Kementerian BUMN kini mengusulkan jumlah pos tarif yang direnegosiasikan ditambah menjadi 535.
Kementerian BUMN mengusulkan renegosiasi penurunan bea masuk untuk 535 pos tarif dalam HS 72 dan 73 dalam kerangka AC-FTA diundur ke 2018 dari pelaksanaan saat ini di 2010.
"Hal ini sudah dilakukan oleh Malaysia dan Thailand," ujar Deputi BUMN bidang usaha Pertambangan, Industri Strategis, Energi dan Telekomunikasi, Kementerian BUMN, sahala Lumban Gaol.
Ia menyampaikan hal tersebut dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR, di Gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (8/2/2010).
Menurut Sahala, hal ini perlu dilakukan mengingat pemerintah China memberikan subsidi sebesar 9-13 persen untuk finished product (HS 72 dan 73) dan pemerintah China juga menerapkan export duty untuk bahan baku baja.
"Pemerintah segera menyiapkan counter measures yang bersifat pre-emptive khususnya untuk kasus subsidi," ungkap dia.
Hal lain yang harus dilakukan yaitu meningkatkan penerapan technical barrier to trade sesuai WTO melalui SNI wajib produk baja dalam waktu 3 bulan ke depan.
Selain itu juga dengan meningkatkn peranan Kementerian Perindustrian dalam proses sertifikasi dengan melakukan revisi PP 102/2000 tentang standarisasi nasional serta memasukan pasal penerapan aturan P3DN (Peningkatan Pemakaian Produk Dalam Negeri) dalam revisi UU Industri 1984 sehingga Inptres 02/2009 mengenai P3DN dapat berjalan efektif di seluruh Departemen, BUMN, BUMD, Pemda, Pemkab dan Pemkot seluruh Indonesia.
(epi/qom)
Kementerian BUMN mengusulkan renegosiasi penurunan bea masuk untuk 535 pos tarif dalam HS 72 dan 73 dalam kerangka AC-FTA diundur ke 2018 dari pelaksanaan saat ini di 2010.
"Hal ini sudah dilakukan oleh Malaysia dan Thailand," ujar Deputi BUMN bidang usaha Pertambangan, Industri Strategis, Energi dan Telekomunikasi, Kementerian BUMN, sahala Lumban Gaol.
Ia menyampaikan hal tersebut dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR, di Gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (8/2/2010).
Menurut Sahala, hal ini perlu dilakukan mengingat pemerintah China memberikan subsidi sebesar 9-13 persen untuk finished product (HS 72 dan 73) dan pemerintah China juga menerapkan export duty untuk bahan baku baja.
"Pemerintah segera menyiapkan counter measures yang bersifat pre-emptive khususnya untuk kasus subsidi," ungkap dia.
Hal lain yang harus dilakukan yaitu meningkatkan penerapan technical barrier to trade sesuai WTO melalui SNI wajib produk baja dalam waktu 3 bulan ke depan.
Selain itu juga dengan meningkatkn peranan Kementerian Perindustrian dalam proses sertifikasi dengan melakukan revisi PP 102/2000 tentang standarisasi nasional serta memasukan pasal penerapan aturan P3DN (Peningkatan Pemakaian Produk Dalam Negeri) dalam revisi UU Industri 1984 sehingga Inptres 02/2009 mengenai P3DN dapat berjalan efektif di seluruh Departemen, BUMN, BUMD, Pemda, Pemkab dan Pemkot seluruh Indonesia.
(epi/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
