IHSG Turun Paling Tajam di Asia
Senin, 08/02/2010 16:13 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih terus merosot meski sebagian bursa Asia dan Eropa sudah rebound. IHSG kompak dengan Nikkei-225 yang hari ini terpuruk ke titik terendahnya dalam 2 bulan terakhir.
Penurunan IHSG terutama dipicu oleh rontoknya saham Telkom hingga Rp 250 (2,79%) ke level 8.700. Saham Telkom turun setelah Kementerian BUMN mengumumkan laba bersih BUMN ini turun menjadi Rp 9,3 triliun di 2009 dari sebelumnya Rp 10,619 triliun.
Pada perdagangan Senin (8/2/2010), IHSG akhirnya ditutup melemah 43,404 poin (1,72%) ke level 2.475,572. Indeks LQ 45 juga melemah 9,417 poin (1,93%) ke level 479,165.
Posisi IHSG ini berarti terendah sejak 23 Desember 2009 ketika IHSG ditutup berada di level 2.474. IHSG hari ini sempat menyentuh titik terendahnya di 2.431,838.
Sementara nilai tukar rupiah ditutup menguat tipis ke level 9.390 per dolar AS, dibandingkan penutupan akhir pekan lalu di level 9.410 per dolar AS. Rupiah sempat melemah jauh ke 9.430 per dolar AS.
Bursa-bursa Asia cukup beragam, sebagian bahkan sudah mengalami rebound. Hanya Indeks Nikkei-225 yang mengalami kejatuhan paling parah hingga di bawah level 10.000 ke titik terendahnya dalam 2 bulan terakhir.
Namun bursa-bursa Eropa sudah mengalami rebound pada awal perdagangan. Indeks FTSE 100 dibuka naik 0,87%, DAX 30 naik 0,9%, CAC 40 naik 1,11%.
Perdagangan berjalan cukup ramai dengan transaksi di seluruh pasar mencapai 83.760 kali pada volume 4.671 juta lembar saham senilai Rp 4,53 triliun. Sebanyak 32 saham naik, 146 saham turun dan 56 saham stagnan.
Saham-saham paling aktif yang mengalami penurunan harga antara lain United Tractor (UNTR) turun Rp 600 menjadi Rp 15.350, PTBA turun Rp 600 menjadi Rp 15.550, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 100 menjadi Rp 4.325, Bank Danamon (BDMN) turun Rp 125 menjadi Rp 4.375.
Saham-saham paling aktif yang naik harganya antara lain Indocement (INTP) naik Rp 100 menjadi Rp 12.950, International Nickel (INCO) naik Rp 25 menjadi Rp 3.500, BTN (BBTN) naik Rp 10 menjadi Rp 1.060.
(qom/qom)
Penurunan IHSG terutama dipicu oleh rontoknya saham Telkom hingga Rp 250 (2,79%) ke level 8.700. Saham Telkom turun setelah Kementerian BUMN mengumumkan laba bersih BUMN ini turun menjadi Rp 9,3 triliun di 2009 dari sebelumnya Rp 10,619 triliun.
Pada perdagangan Senin (8/2/2010), IHSG akhirnya ditutup melemah 43,404 poin (1,72%) ke level 2.475,572. Indeks LQ 45 juga melemah 9,417 poin (1,93%) ke level 479,165.
Posisi IHSG ini berarti terendah sejak 23 Desember 2009 ketika IHSG ditutup berada di level 2.474. IHSG hari ini sempat menyentuh titik terendahnya di 2.431,838.
Sementara nilai tukar rupiah ditutup menguat tipis ke level 9.390 per dolar AS, dibandingkan penutupan akhir pekan lalu di level 9.410 per dolar AS. Rupiah sempat melemah jauh ke 9.430 per dolar AS.
Bursa-bursa Asia cukup beragam, sebagian bahkan sudah mengalami rebound. Hanya Indeks Nikkei-225 yang mengalami kejatuhan paling parah hingga di bawah level 10.000 ke titik terendahnya dalam 2 bulan terakhir.
- Indeks Nikkei-225 ditutup turun 105,27 poin (1,05%) ke level 9.951,82.
- Indeks Hang Seng melemah 114,19 poin (0,58%) ke level 19.550,89.
- Indeks Straits Times menguat tipis 8,28 poin (0,31%) ke level 2.691,84.
- Indeks Seoul turun 14,33 poin (0,91%) ke level 1.552,79.
- Indeks Shanghai melemah 4,23 poin (0,14%) ke level 2.935,17.
Namun bursa-bursa Eropa sudah mengalami rebound pada awal perdagangan. Indeks FTSE 100 dibuka naik 0,87%, DAX 30 naik 0,9%, CAC 40 naik 1,11%.
Perdagangan berjalan cukup ramai dengan transaksi di seluruh pasar mencapai 83.760 kali pada volume 4.671 juta lembar saham senilai Rp 4,53 triliun. Sebanyak 32 saham naik, 146 saham turun dan 56 saham stagnan.
Saham-saham paling aktif yang mengalami penurunan harga antara lain United Tractor (UNTR) turun Rp 600 menjadi Rp 15.350, PTBA turun Rp 600 menjadi Rp 15.550, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 100 menjadi Rp 4.325, Bank Danamon (BDMN) turun Rp 125 menjadi Rp 4.375.
Saham-saham paling aktif yang naik harganya antara lain Indocement (INTP) naik Rp 100 menjadi Rp 12.950, International Nickel (INCO) naik Rp 25 menjadi Rp 3.500, BTN (BBTN) naik Rp 10 menjadi Rp 1.060.
(qom/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 19:32 WIB
Penyatuan Zona Waktu Pernah Terjadi di Zaman Jepang
-
Jumat, 25/05/2012 18:57 WIB
Pemerintah Dapat Bonus Tandatangan Rp 141 Miliar Dari Proyek Migas
-
Jumat, 25/05/2012 18:49 WIB
Satu Zona Waktu, Penerimaan Negara dari Pajak Bakal Bertambah
-
Jumat, 25/05/2012 18:01 WIB
Anggito: Solusi Terbaik, Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 17:35 WIB
Bikin Mobil Listrik, SBY Kumpulkan Menteri & Rektor di Yogya
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 17:53 WIB
Anggito: Solusi Terbaik, Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 16:57 WIB
Zona Waktu RI Disatukan, Pelajar dan Karyawan 'Bangun' Lebih Pagi
-
Jumat, 25/05/2012 16:27 WIB
PT DI Tawarkan Pesawat N219 Ke Kazakhstan
-
Jumat, 25/05/2012 17:05 WIB
Wah! Sepatu Timberland dan Clarks pun Made in Sidoarjo
-
60 Komentar
-
55 Komentar
-
37 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
