Asing Lepas Saham Rp 1,391 Triliun
Senin, 08/02/2010 16:34 WIB
Jakarta - Investor asing tercatat melakukan penjualan massif pada perdagangan hari ini hingga mencapai Rp 1,391 triliun. Saham-saham sektor perbankan dan pertambangan batubara menjadi sasaran utamanya.
Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) seperti dikutip detikFinance, Senin (8/2/2010), transaksi jual asing hari ini mencapai Rp 2,222 triliun, sedangkan aksi beli asing sebesar Rp 830,631 miliar.
Transaksi jual bersih asing (foreign net sell) hari ini mencapai Rp 1,391 triliun.
Saham-saham yang menjadi sasaran aksi jual ini terutama saham-saham sektor perbankan dan pertambangan batubara. Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menjadi sasaran terbesar dengan net sell asing sebesar Rp 254,569 miliar.
Posisi kedua diduduki oleh PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dengan net sell asing sebesar Rp 217,035 miliar. Saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) mencatat net sell asing sebesar Rp 137,146 miliar.
Saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencatat net sell sebesar Rp 126,221 miliar. Saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) mencatat net sell asing Rp 124,601 miliar.
PT Astra International Tbk (ASII) mencatat net sell asing sebesar Rp 119,697 miliar. Saham PT United Tractors Tbk (UNTR) mencatat net sell asing Rp 101,626 miliar.
Saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO) dijual asing sebesar Rp 86,431 miliar, kemudian saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp 47,046 miliar
PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) sebesar Rp 38,926 miliar. Saham PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) sebesar Rp 34,131 miliar. Saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) sebesar Rp 33,119 miliar.
Aksi jual ini membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpuruk tajam pada perdagangan hari ini yang titik rendahnya di level 2.431,838, anjlok 87,138 poin (3,45%) dari penutupan kemarin di level 2.518,976.
Namun IHSG berhasil melakukan perlawanan beli dan ditutup di level 2.475,572, turun 43,404 poin (1,73%).
Selama 3 hari terakhir, termasuk hari ini, total aksi jual asing mencapai Rp 4,95 triliun dengan pembelian asing sebesar Rp 2,693 triliun. Net sell asing selama 3 hari terakhir mencapai Rp 2,257 triliun.
Aksi jual asing tersebut membuat IHSG terpuruk 128,977 poin (4,95%) selama 3 hari berturut-turut dibanding penutupan 3 Februari 2010 di level 2.604,549.
(dro/qom)
Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) seperti dikutip detikFinance, Senin (8/2/2010), transaksi jual asing hari ini mencapai Rp 2,222 triliun, sedangkan aksi beli asing sebesar Rp 830,631 miliar.
Transaksi jual bersih asing (foreign net sell) hari ini mencapai Rp 1,391 triliun.
Saham-saham yang menjadi sasaran aksi jual ini terutama saham-saham sektor perbankan dan pertambangan batubara. Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menjadi sasaran terbesar dengan net sell asing sebesar Rp 254,569 miliar.
Posisi kedua diduduki oleh PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dengan net sell asing sebesar Rp 217,035 miliar. Saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) mencatat net sell asing sebesar Rp 137,146 miliar.
Saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencatat net sell sebesar Rp 126,221 miliar. Saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) mencatat net sell asing Rp 124,601 miliar.
PT Astra International Tbk (ASII) mencatat net sell asing sebesar Rp 119,697 miliar. Saham PT United Tractors Tbk (UNTR) mencatat net sell asing Rp 101,626 miliar.
Saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO) dijual asing sebesar Rp 86,431 miliar, kemudian saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp 47,046 miliar
PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) sebesar Rp 38,926 miliar. Saham PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) sebesar Rp 34,131 miliar. Saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) sebesar Rp 33,119 miliar.
Aksi jual ini membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpuruk tajam pada perdagangan hari ini yang titik rendahnya di level 2.431,838, anjlok 87,138 poin (3,45%) dari penutupan kemarin di level 2.518,976.
Namun IHSG berhasil melakukan perlawanan beli dan ditutup di level 2.475,572, turun 43,404 poin (1,73%).
Selama 3 hari terakhir, termasuk hari ini, total aksi jual asing mencapai Rp 4,95 triliun dengan pembelian asing sebesar Rp 2,693 triliun. Net sell asing selama 3 hari terakhir mencapai Rp 2,257 triliun.
Aksi jual asing tersebut membuat IHSG terpuruk 128,977 poin (4,95%) selama 3 hari berturut-turut dibanding penutupan 3 Februari 2010 di level 2.604,549.
(dro/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 19:32 WIB
Penyatuan Zona Waktu Pernah Terjadi di Zaman Jepang
-
Jumat, 25/05/2012 18:57 WIB
Pemerintah Dapat Bonus Tandatangan Rp 141 Miliar Dari Proyek Migas
-
Jumat, 25/05/2012 18:49 WIB
Satu Zona Waktu, Penerimaan Negara dari Pajak Bakal Bertambah
-
Jumat, 25/05/2012 18:01 WIB
Anggito: Solusi Terbaik, Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 17:35 WIB
Bikin Mobil Listrik, SBY Kumpulkan Menteri & Rektor di Yogya
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 17:53 WIB
Anggito: Solusi Terbaik, Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 16:57 WIB
Zona Waktu RI Disatukan, Pelajar dan Karyawan 'Bangun' Lebih Pagi
-
Jumat, 25/05/2012 16:27 WIB
PT DI Tawarkan Pesawat N219 Ke Kazakhstan
-
Jumat, 25/05/2012 17:05 WIB
Wah! Sepatu Timberland dan Clarks pun Made in Sidoarjo
-
60 Komentar
-
55 Komentar
-
37 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
