Dow Jones Ambles di Bawah 10.000
Selasa, 09/02/2010 07:01 WIB
Foto: Reuters
New York - Saham-saham di bursa Wall Street merosot, dengan indeks Dow Jones ditutup di bawah level psikologis 10.000, untuk pertama kalinya sejak November 2009.
Investor melepas saham-saham perbankan sehubungan dengan terus meningkatnya kekhawatiran seputar masalah utang negara-negara Eropa. Saham Bank of America merosot 3%, JPMorgan turun 2,2%. Indeks S&P Financial turun 2,2% dan indeks bank KBW turun 1,5%.
Kekhawatiran seputar masalah kesinambungan fiskal akibat besarnya utang dari Yunani, Portugal dan Spanyol telah mengguncang pasar saham dalam 2 pekan terakhir. Investor memilih meninggalkan aset-aset yang berisiko untuk sementara waktu.
"Pasar masih tertekan oleh kekhawatiran seputar Eropa dan saham-saham bank tertekan lebih besar karena kemungkinan mereka memiliki eksposure pada isu surat utang, terutama pada Yunani," ujar Frank Pavilonis, analis senior Lind-Waldock seperti dikutip dari Reuters, Selasa (9/2/2010).
Pada perdagangan Senin (8/2/2010), indeks Dow Jones industrial average ditutup merosot 103,84 poin (1,04%) ke level 9.908,39. Indeks Standard & Poor's 500 melemah 9,45 poin (0,89%) ke level 1.056,74 dan Nasdaq melemah 15,07 poin (0,70%) ke level 2.126,05.
Saham-saham sektor finansial juga mendapatkan tekanan sehubungan dengan rencana Obama menerapkan aturan yang lebih ketat pada sektor ini guna meredam pengambilan risiko yang besar-besaran. Namun investor khawatir rencana tersebut justru akan menggerus laba dari perusahaan-perusahaan finansial.
Volume perdagangan di New York Stock Exchange mencapai 7,91 miliar, di bawah rata-rata tahun lalu yang mencapai 9,65 miliar.
(qom/qom)
Investor melepas saham-saham perbankan sehubungan dengan terus meningkatnya kekhawatiran seputar masalah utang negara-negara Eropa. Saham Bank of America merosot 3%, JPMorgan turun 2,2%. Indeks S&P Financial turun 2,2% dan indeks bank KBW turun 1,5%.
Kekhawatiran seputar masalah kesinambungan fiskal akibat besarnya utang dari Yunani, Portugal dan Spanyol telah mengguncang pasar saham dalam 2 pekan terakhir. Investor memilih meninggalkan aset-aset yang berisiko untuk sementara waktu.
"Pasar masih tertekan oleh kekhawatiran seputar Eropa dan saham-saham bank tertekan lebih besar karena kemungkinan mereka memiliki eksposure pada isu surat utang, terutama pada Yunani," ujar Frank Pavilonis, analis senior Lind-Waldock seperti dikutip dari Reuters, Selasa (9/2/2010).
Pada perdagangan Senin (8/2/2010), indeks Dow Jones industrial average ditutup merosot 103,84 poin (1,04%) ke level 9.908,39. Indeks Standard & Poor's 500 melemah 9,45 poin (0,89%) ke level 1.056,74 dan Nasdaq melemah 15,07 poin (0,70%) ke level 2.126,05.
Saham-saham sektor finansial juga mendapatkan tekanan sehubungan dengan rencana Obama menerapkan aturan yang lebih ketat pada sektor ini guna meredam pengambilan risiko yang besar-besaran. Namun investor khawatir rencana tersebut justru akan menggerus laba dari perusahaan-perusahaan finansial.
Volume perdagangan di New York Stock Exchange mencapai 7,91 miliar, di bawah rata-rata tahun lalu yang mencapai 9,65 miliar.
(qom/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 19:32 WIB
Penyatuan Zona Waktu Pernah Terjadi di Zaman Jepang
-
Jumat, 25/05/2012 18:57 WIB
Pemerintah Dapat Bonus Tandatangan Rp 141 Miliar Dari Proyek Migas
-
Jumat, 25/05/2012 18:49 WIB
Satu Zona Waktu, Penerimaan Negara dari Pajak Bakal Bertambah
-
Jumat, 25/05/2012 18:01 WIB
Anggito: Solusi Terbaik, Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 17:35 WIB
Bikin Mobil Listrik, SBY Kumpulkan Menteri & Rektor di Yogya
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 17:53 WIB
Anggito: Solusi Terbaik, Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 16:57 WIB
Zona Waktu RI Disatukan, Pelajar dan Karyawan 'Bangun' Lebih Pagi
-
Jumat, 25/05/2012 16:27 WIB
PT DI Tawarkan Pesawat N219 Ke Kazakhstan
-
Jumat, 25/05/2012 17:05 WIB
Wah! Sepatu Timberland dan Clarks pun Made in Sidoarjo
-
60 Komentar
-
55 Komentar
-
37 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
