Rekomendasi Saham
IHSG Masih Dalam Tekanan
Selasa, 09/02/2010 07:52 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan kemarin ditutup melemah dan meluncur menjauhi level 2.500. IHSG tercatat mengalami penurunan terburuk dibandingkan bursa Asia lainnya.
Pada perdagangan Senin (8/2/2010), IHSG akhirnya ditutup melemah 43,404 poin (1,72%) ke level 2.475,572. Indeks LQ 45 juga melemah 9,417 poin (1,93%) ke level 479,165.
Sentimen negatif kembali menghinggapi pasar saham pada perdagangan Selasa (9/2/2010) ini. Rontoknya bursa-bursa utama dunia kembali akan menekan IHSG ke teritori negatif. Namun hadirnya emiten baru, PT Pembangunan Perumahan (PP) diharapkan bisa membawa sedikit angin segar.
Indeks Dow Jones pada perdagangan Senin akhirnya ditutup di bawah level psikologis 10.000. Investor melepas saham-saham perbankan sehubungan dengan terus meningkatnya kekhawatiran seputar masalah utang negara-negara Eropa.
Pada perdagangan Senin (8/2/2010), indeks Dow Jones industrial average ditutup merosot 103,84 poin (1,04%) ke level 9.908,39. Indeks Standard & Poor's 500 melemah 9,45 poin (0,89%) ke level 1.056,74 dan Nasdaq melemah 15,07 poin (0,70%) ke level 2.126,05.
Bursa Tokyo juga kembali dibuka melemah setelah kemarin untuk pertama kalinya ditutup di bawah level 10.000. Indeks Nikkei-225 pada perdagangan Selasa dibuka melemah 72,92 poin (0,73%) ke level 9.878,90.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
eTrading Securities:
Indeks hari ini berpotensi meguat dengan kisaran pada 2,472 – 2,550, didukung penguatan indeks regional dan Eropa. Pada perdagangan kemarin, indeks mengalami penurunan 43 poin (-1.72%) ke level 2,475, dipicu foreign sell asing yang mencapai Rp 2,2 Triliun. Investor dapat mencermati saham ASII, BMRI, BBRI dan BUMI.
Panin Sekuritas:
IHSG tertekan cukup dalam sebelum akhirnya bergerak menguat menjelang penutupan. Anjloknya indeks didorong oleh wacana reshuffle kabinet yang tengah hangat dibicarakan saat ini. Akan tetapi, reboundnya bursa eropa berhasil meredam turunnya indeks. Kami perkirakan hari ini meski masih dibayangi oleh pergerakan bursa regional, akan tetapi mulai terlihat kesempatan untuk melakukan buy on weakness terhadap saham bluechip yang turun tajam dalam beberapa hari terakhir. Kisaran support-resistance 2.400-2.500.
Optima Sekuritas:
Indeks tertekan hebat hingga level 2.431 (-3.3%) sebelum akhirnya di tutup di level 2.475 sehingga hanya melemah 1.7%. Di samping faktor regional, saham blue-chip seperti TLKM dan ASII menjadi pendorong jatuhnya IHSG karena mempunyai bobot yang cukup besar. Psikologis investor yang panic selling juga memperparah kejatuhan indeks ketika melihat investor asing yang terus melakukan net sell Rp 1,4 triliun. Aksi tersebut perlu di waspadai mengingat rupiah juga melemah terhadap US dollar. Meskipun bursa terkoreksi hebat selama tiga hari beruntun namun peluang untuk tehnikal rebound cukup terbuka jika regional mendukung. Selanjutnya level pergerakan harian ada di 2.400-2.510.
(qom/qom)
Pada perdagangan Senin (8/2/2010), IHSG akhirnya ditutup melemah 43,404 poin (1,72%) ke level 2.475,572. Indeks LQ 45 juga melemah 9,417 poin (1,93%) ke level 479,165.
Sentimen negatif kembali menghinggapi pasar saham pada perdagangan Selasa (9/2/2010) ini. Rontoknya bursa-bursa utama dunia kembali akan menekan IHSG ke teritori negatif. Namun hadirnya emiten baru, PT Pembangunan Perumahan (PP) diharapkan bisa membawa sedikit angin segar.
Indeks Dow Jones pada perdagangan Senin akhirnya ditutup di bawah level psikologis 10.000. Investor melepas saham-saham perbankan sehubungan dengan terus meningkatnya kekhawatiran seputar masalah utang negara-negara Eropa.
Pada perdagangan Senin (8/2/2010), indeks Dow Jones industrial average ditutup merosot 103,84 poin (1,04%) ke level 9.908,39. Indeks Standard & Poor's 500 melemah 9,45 poin (0,89%) ke level 1.056,74 dan Nasdaq melemah 15,07 poin (0,70%) ke level 2.126,05.
Bursa Tokyo juga kembali dibuka melemah setelah kemarin untuk pertama kalinya ditutup di bawah level 10.000. Indeks Nikkei-225 pada perdagangan Selasa dibuka melemah 72,92 poin (0,73%) ke level 9.878,90.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
eTrading Securities:
Indeks hari ini berpotensi meguat dengan kisaran pada 2,472 – 2,550, didukung penguatan indeks regional dan Eropa. Pada perdagangan kemarin, indeks mengalami penurunan 43 poin (-1.72%) ke level 2,475, dipicu foreign sell asing yang mencapai Rp 2,2 Triliun. Investor dapat mencermati saham ASII, BMRI, BBRI dan BUMI.
Panin Sekuritas:
IHSG tertekan cukup dalam sebelum akhirnya bergerak menguat menjelang penutupan. Anjloknya indeks didorong oleh wacana reshuffle kabinet yang tengah hangat dibicarakan saat ini. Akan tetapi, reboundnya bursa eropa berhasil meredam turunnya indeks. Kami perkirakan hari ini meski masih dibayangi oleh pergerakan bursa regional, akan tetapi mulai terlihat kesempatan untuk melakukan buy on weakness terhadap saham bluechip yang turun tajam dalam beberapa hari terakhir. Kisaran support-resistance 2.400-2.500.
Optima Sekuritas:
Indeks tertekan hebat hingga level 2.431 (-3.3%) sebelum akhirnya di tutup di level 2.475 sehingga hanya melemah 1.7%. Di samping faktor regional, saham blue-chip seperti TLKM dan ASII menjadi pendorong jatuhnya IHSG karena mempunyai bobot yang cukup besar. Psikologis investor yang panic selling juga memperparah kejatuhan indeks ketika melihat investor asing yang terus melakukan net sell Rp 1,4 triliun. Aksi tersebut perlu di waspadai mengingat rupiah juga melemah terhadap US dollar. Meskipun bursa terkoreksi hebat selama tiga hari beruntun namun peluang untuk tehnikal rebound cukup terbuka jika regional mendukung. Selanjutnya level pergerakan harian ada di 2.400-2.510.
(qom/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 19:32 WIB
Penyatuan Zona Waktu Pernah Terjadi di Zaman Jepang
-
Jumat, 25/05/2012 18:57 WIB
Pemerintah Dapat Bonus Tandatangan Rp 141 Miliar Dari Proyek Migas
-
Jumat, 25/05/2012 18:49 WIB
Satu Zona Waktu, Penerimaan Negara dari Pajak Bakal Bertambah
-
Jumat, 25/05/2012 18:01 WIB
Anggito: Solusi Terbaik, Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 17:35 WIB
Bikin Mobil Listrik, SBY Kumpulkan Menteri & Rektor di Yogya
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 17:53 WIB
Anggito: Solusi Terbaik, Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 16:57 WIB
Zona Waktu RI Disatukan, Pelajar dan Karyawan 'Bangun' Lebih Pagi
-
Jumat, 25/05/2012 16:27 WIB
PT DI Tawarkan Pesawat N219 Ke Kazakhstan
-
Jumat, 25/05/2012 17:05 WIB
Wah! Sepatu Timberland dan Clarks pun Made in Sidoarjo
-
60 Komentar
-
55 Komentar
-
37 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
