Tamu Kedua BEI, Saham PTPP Dibuka Naik Rp 10
Selasa, 09/02/2010 09:31 WIB
Jakarta - Saham PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) yang listing perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, dibuka naik Rp 10 ke level Rp 570. Perseroan merupakan tamu kedua BEI tahun 2010.
Pada pembukaan perdagangan saham pukul 09.30 JATS hari ini, Selasa (9/2/2010), saham PTPP langsung sebesar Rp 10 ke level Rp 570 per saham.
Jumlah saham PTPP yang akan dicatatkan sebanyak 4,842 miliar saham, terdiri atas saham pendiri (pemerintah) sebanyak 2,469 miliar saham, saham karyawan 1,333 miliar saham, saham publik sebanyak 1,038 miliar saham.
Saham publik yang dilepas sebanyak 1,038 miliar saham PTPP dibanderol Rp 560 per saham atau total dana yang akan diperoleh mencapai Rp 581,28 miliar.
Dari total perolehan dana hasil IPO (Initial Public Offering) tersebut, sebanyak 59% akan digunakan perseroan untuk rencana investasi PP. Sisanya, 41% untuk mendukung permodalan kerja perseroan.
Sebagai penjamin emisi IPO, perseroan menunjuk PT Mandiri Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas, dan PT DBS Vickers Securities Indonesia (lead underwriter).
Saham perdana PTPP mencatat oversubscribed atau kelebihan permintaan hingga 1,7 kali, dengan jumlah permintaan lebih dari Rp 900 miliar.
Dari hasil roadshow ke Singapura dan Hongkong, juga didapat komitmen pembelian dari dua perusahaan investasi asing, Fidelity dan Pheim Asset Management serta PT Jamsostek.
(dro/qom)
Pada pembukaan perdagangan saham pukul 09.30 JATS hari ini, Selasa (9/2/2010), saham PTPP langsung sebesar Rp 10 ke level Rp 570 per saham.
Jumlah saham PTPP yang akan dicatatkan sebanyak 4,842 miliar saham, terdiri atas saham pendiri (pemerintah) sebanyak 2,469 miliar saham, saham karyawan 1,333 miliar saham, saham publik sebanyak 1,038 miliar saham.
Saham publik yang dilepas sebanyak 1,038 miliar saham PTPP dibanderol Rp 560 per saham atau total dana yang akan diperoleh mencapai Rp 581,28 miliar.
Dari total perolehan dana hasil IPO (Initial Public Offering) tersebut, sebanyak 59% akan digunakan perseroan untuk rencana investasi PP. Sisanya, 41% untuk mendukung permodalan kerja perseroan.
Sebagai penjamin emisi IPO, perseroan menunjuk PT Mandiri Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas, dan PT DBS Vickers Securities Indonesia (lead underwriter).
Saham perdana PTPP mencatat oversubscribed atau kelebihan permintaan hingga 1,7 kali, dengan jumlah permintaan lebih dari Rp 900 miliar.
Dari hasil roadshow ke Singapura dan Hongkong, juga didapat komitmen pembelian dari dua perusahaan investasi asing, Fidelity dan Pheim Asset Management serta PT Jamsostek.
(dro/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 19:32 WIB
Penyatuan Zona Waktu Pernah Terjadi di Zaman Jepang
-
Jumat, 25/05/2012 18:57 WIB
Pemerintah Dapat Bonus Tandatangan Rp 141 Miliar Dari Proyek Migas
-
Jumat, 25/05/2012 18:49 WIB
Satu Zona Waktu, Penerimaan Negara dari Pajak Bakal Bertambah
-
Jumat, 25/05/2012 18:01 WIB
Anggito: Solusi Terbaik, Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 17:35 WIB
Bikin Mobil Listrik, SBY Kumpulkan Menteri & Rektor di Yogya
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 17:53 WIB
Anggito: Solusi Terbaik, Naikkan Harga BBM
-
Jumat, 25/05/2012 16:57 WIB
Zona Waktu RI Disatukan, Pelajar dan Karyawan 'Bangun' Lebih Pagi
-
Jumat, 25/05/2012 16:27 WIB
PT DI Tawarkan Pesawat N219 Ke Kazakhstan
-
Jumat, 25/05/2012 17:05 WIB
Wah! Sepatu Timberland dan Clarks pun Made in Sidoarjo
-
60 Komentar
-
55 Komentar
-
37 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
