Rupiah-IHSG Masih Kompak Melemah
Selasa, 09/02/2010 09:52 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah masih kompak melemah. Hadirnya emiten baru PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) belum mampu memberikan sentimen positif di pasar.
Pada perdagangan Selasa (9/2/2010), IHSG dibuka langsung melorot 19,491 poin (0,79%) ke level 2.456,081. IHSG terus melemah dan pada 15 menit pertama perdagangan tercatat turun 25,090 poin (1,01%) ke level 2.450,482.
Sementara nilai tukar rupiah dibuka melemah ke level 9.425 per dolar AS, dibandingkan posisi akhir perdagangan kemarin di level 9.390 per dolar AS.
Bursa-bursa regional sebagian mulai rebound dengan indeks Nikkei-225 masih melemah 44,17 poin (0,44%) ke level 9.907,65. Namun Hang Seng sudah menguat 72,29 poin (0,36%) ke level 19.621,18. Indeks Straits Times naik tipis 2,38 poin (0,09%) ke level 2.696.
Bursa-bursa regional bergerak variatif setelah Wall Street kemarin juga dilanda aksi jual besar, yang menyebabkan indeks Dow Jones merosot di bawah level 10.000.
"Sepertinya IHSG akan kembali mengalami sell off setelah index regional yang biasanya defensive seperti ASX dan KLCI mengalami koreksi dalam sejak openning, meskipun harga-harga komoditas telah rebound. Intralow kemarin 2431 akan menjadi support," demikian analisis dari CIMB Securities Indonesia.
(qom/dro)
Pada perdagangan Selasa (9/2/2010), IHSG dibuka langsung melorot 19,491 poin (0,79%) ke level 2.456,081. IHSG terus melemah dan pada 15 menit pertama perdagangan tercatat turun 25,090 poin (1,01%) ke level 2.450,482.
Sementara nilai tukar rupiah dibuka melemah ke level 9.425 per dolar AS, dibandingkan posisi akhir perdagangan kemarin di level 9.390 per dolar AS.
Bursa-bursa regional sebagian mulai rebound dengan indeks Nikkei-225 masih melemah 44,17 poin (0,44%) ke level 9.907,65. Namun Hang Seng sudah menguat 72,29 poin (0,36%) ke level 19.621,18. Indeks Straits Times naik tipis 2,38 poin (0,09%) ke level 2.696.
Bursa-bursa regional bergerak variatif setelah Wall Street kemarin juga dilanda aksi jual besar, yang menyebabkan indeks Dow Jones merosot di bawah level 10.000.
"Sepertinya IHSG akan kembali mengalami sell off setelah index regional yang biasanya defensive seperti ASX dan KLCI mengalami koreksi dalam sejak openning, meskipun harga-harga komoditas telah rebound. Intralow kemarin 2431 akan menjadi support," demikian analisis dari CIMB Securities Indonesia.
(qom/dro)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
